Info Pertanian: WEBINAR NASIONAL AGRIXPLOSION 2020 | Pengumuman Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni FP | Mahasiswa FP UNS Juara 2 LKTI Nasional Bidang Teknologi Pangan | PENYULUHAN DAN PENGENALAN BUDIDAYA PISANG HASIL KULTUR JARINGAN PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI” SARI TANI” DESA GENTAN, KECAMATAN BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO | Workshop Rekonstruksi Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka |

Workshop Rekonstruksi Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Fakultas Pertanian UNS bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Penyuluhan, Komunikasi Pembangunan, dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (APP-KPPMI), Kamis 25 Juni 2020 menyelenggarakan workshop nasional dengan mengangkat tema  “Rekonstruksi dan Implementasi Kurikulum Program Studi PKP Mengacu pada Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”.

Workshop dilaksanakan dengan metode daring dengan memanfaatkan aplikasi Zoom serta dengan Youtube dan diikuti lebih dari 170 peserta yang berasal dari seluruh penjuru nasional. Workshop menghadirkan narasumber Dr. ScAgr. Sri Peni Wastutiningsih dari UGM serta Dr. Ninuk Purnaningsih, M.Si dari IPB University.

Dengan mengangkat materi “Rekonstruksi Kurikulum pada Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka”, Dr. Peni memaparkan mengenai kebjakan pemerintah utamanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Dalam paparannya Dr. Peni menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan baik soft skill maupun hard skill mahasiswa agar lebih siap dan relevan dengan perkembangan jaman.

Disampaikan bahwa dengan kebijakan  tersebut, perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela dapat mengambil SKS di luar PT yang bersangkutan paling lama 2 semester atau setara 40 SKS, juga dapat mengambil  SKS di program studi yang berbeda di PT yang sama sebanyak 1 semster atau setara dengan 20 SKS.

Ditambahkan bahwa ada beberapa mekanisme persiapan yang perlu dilakukan untuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka bagi PT antara lain berupa perumusan kebijakan, penyusunan pedoman/panduan, melakuklan perubahan kurikulum, penyusunan SOP serta mempersiapan dokumen kerja sama dengan mitra.

Sedangkan di tingkat fakultas perlu menyiapakan daftar mata kuliah yang bisa diambil mahasiswa lintas program studi. Di tingkat program studi, perlu penyusunan dan penyesuaian  kurikulum dengan model implementasi kampus merdeka.

Pada akhir sesi Dr. Peni memberikan penekanan bahwa kurikulum hendaknya tetapa focus pada learning outcomes atau capaian  pembelajaran, karena kurikulum merupakan serangkaian proses pendidikan/pembelajaran untuk menghasilkan suatu capaian pembelajaran, juga perlu adanya relaksasi kurikulum yang sudah dimiliki.