Info Pertanian: WEBINAR NASIONAL AGRIXPLOSION 2020 | Pengumuman Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni FP | Mahasiswa FP UNS Juara 2 LKTI Nasional Bidang Teknologi Pangan | PENYULUHAN DAN PENGENALAN BUDIDAYA PISANG HASIL KULTUR JARINGAN PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI” SARI TANI” DESA GENTAN, KECAMATAN BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO | Workshop Rekonstruksi Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka |

Pengembangan Jajanan Es Berbasis Sayur oleh Mahasiswa

Produk olahan es merupakan produk yang cukup digemari oleh anak-anak sebagai jajanan. Akan tetapi, jajanan es yang ada dipasaran umumnya menggunakan perasa sintetik untuk menghasilkan rasa dan aroma tertentu. Melihat hal tersebut mahasiswa Program Studi Ilmu Teknologi Pangan (ITP) dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK)  pendanaan tahun 2019 telah mengembangkan produk es gabus dengan menggunakan bahan sayuran yaitu wortel, sawi, dan ubi ungu. Gagasan pengembangan es gabus sayur tersebut dilakukan oleh 5 mahasiswa :  Zenita Mulya Astuti, Anindya Nusara Abdi, Cisya Vidya Anggraini, Viska Wandhira Wimarnaya, dan Nurul Fadhilah dibawah bimbingan dosen pembimbing Bara Yudhistira, S.TP.,M.Sc.

Bara Yudhistira mengemukakan  “Pengembangan es gabus sayur dilaksanakan dalam rangka diversifikasi sayur menjadi produk olahan lain yang tentu memiliki kandungan gizi yang tidak jauh berbeda dengan bahan segarnya. Disisi lain hal tersebut bertujuan untuk memanfaatkan bahan pertanian yang cenderung mudah rusak (fersihable) sehingga komoditas pertanian akan termanfaatkan secara maksimal”.

“Penggunaan komoditas lokal diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis sayur lokal serta sebagai upaya pemberdayaan petani lokal. Sayuran yang menjadi bahan pokok untuk pembuatan es gabus ini disuplai dari petani di daerah Tawangmangu Karanganyar”.

“Seperti kita ketahui Tawangmangu merupakan sentra sayur mayur yang memasok kebutuhan sayur di Kota Surakarta dan sekitarnya”.

“Produksi es gabus sayur ini diharapkan dapat memberikan alternatif jajanan yang sehat dan bergizi bagi masyarakat dikarenakan menggunakan sayuran segar tanpa menggunakan perasa sintetis”.

“Pengembangan es gabus sayur ini diharapkan mampu dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu membawa tim PKMK ini lolos ke PIMNAS yang akan dilaksanakan di Universitas Udayana Bali tahun 2019 ini”, demikian ditambahkan dosen Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS.