Info Pertanian: WEBINAR NASIONAL AGRIXPLOSION 2020 | Pengumuman Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni FP | Mahasiswa FP UNS Juara 2 LKTI Nasional Bidang Teknologi Pangan | PENYULUHAN DAN PENGENALAN BUDIDAYA PISANG HASIL KULTUR JARINGAN PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI” SARI TANI” DESA GENTAN, KECAMATAN BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO | Workshop Rekonstruksi Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka |

Mahasiswa UNS Raih Juara Essay Tingkat Nasional

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret berhasil membawa pulang gelar juara 2 dalam final lomba Essay Nasional Ikatan Mahasiswa Muslim Pertanian Indonesia (IMMPERTI) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Lombok, pada 7 Maret 2020. Tim beranggotakan tiga mahasiswa Fakultas Pertanian & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pedidikan UNS yaitu Ardi Wardianto S1-Agribisnis), Muhammad Fida Al Faris (S1-Agroteknologi), Suci Nur Cahyani (S1-Pendidikan Biologi).

Tim UNS berhasil mendapatkan juara 2 setelah melewati tahap seleksi essay dan tahap persentasi yang diikuti berbagai universitas di Indonesia. Ardi Wardianto menyampaikan “Dalam kompetisi ini kami mengajukan ide gagasan berjudul AGROWAKAF: Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Wakaf Lahan Produktif Berbasis Platform Online”.

“Gagasan yang kami usung secara garis besar memaparkan mengenai potensi wakaf produktif di Indonesia melalui wakaf lahan pertanian untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)”.

“Terkait goal kedua yaitu zero hunger dan tidak hanya ini, hasil dan manfaat lahan wakaf produktif bisa mendukung sebagian goals SDGs”.

Ardi mengungkapkan, melalui gagasan ini bisa berkontribusi untuk negeri dalam menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan dan permasalahan lain sesuai goal SDGs yang sudah ditetapkan.

“Konsep yang kami tawarkan adalah Agrowakaf dengan konsep gerakan yaitu Gerakan Pembebasan Sejuta Hektar Lahan Pertanian untuk menjaga lahan supaya tidak teralih fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian, skema pengelolaan lembaga, start up, platform crowdfunding online, & pemberdayan masyarakat dengan gerakan grow up from village”.

“Harapan kami gagasan ini dan program yang sudah dilakukan bisa memberikan dampak manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan membantu menyelasaikan permasalahan di Indonesia”, demikian ditambahkan mahasiswa dari program studi Agribisnis angkatan tahun 2015.