Info Pertanian: WEBINAR NASIONAL AGRIXPLOSION 2020 | Pengumuman Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni FP | Mahasiswa FP UNS Juara 2 LKTI Nasional Bidang Teknologi Pangan | PENYULUHAN DAN PENGENALAN BUDIDAYA PISANG HASIL KULTUR JARINGAN PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI” SARI TANI” DESA GENTAN, KECAMATAN BENDOSARI, KABUPATEN SUKOHARJO | Workshop Rekonstruksi Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka |

Mahasiswa FAPERTA Juarai “Kalijaga Innovation and Research Competition 4”

Kalijaga Innovation and Research Competition 4 merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi (FKIST) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 1-3 Maret 2019. Tahun ini FKIST mengadakan kompetisi LKTIN yang diikuti oleh mahasiswa dan SMA sederajat se-Indonesia. Acara ini diikuti oleh 87 tim dengan 10 tim dari 8 perguruan tinggi lolos menjadi finalis untuk mempresentasikan hasil karyanya.

Salah satu finalis tersebut adalah tim dari Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret yang diketuai oleh Dwi Wahyuningrum dari prodi D3 Teknologi Hasil Pertanian Angkatan 2017, dengan anggota Irfina Widya Istiqomah prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Angkatan 2017, dan Arifah Eviyanti prodi D3 Agribisnis minat Hortikultura Angkatan 2016.

Dwi Wahyuningrum dkk berhasil menyabet Juara III dalam LKTIN ini, sedangkan Juara I dari Universitas Brawijaya dan Juara II dari Universitas Jember.

Dwi Wahyuningrum dalam LKTIN ini didapuk sebagai ketua tim menyampaikan “Dengan mengangkat karya tulis yang berjudul GAMALO: Inovasi Kerupuk Gendar dengan Pengenyal Pektin Kulit Jeruk Pamelo sebagai Pengganti Bleng di Magetan Guna Menjaga Keamanan Pangan dan Meningkatkan Nilai Jual Produk. Karya ini bertujuan untuk membuat pengganti bleng dalam kerupuk gendar dengan pektin yang diekstrak dari kulit jeruk pamelo yang sangat melimpah di Magetan”.

“Kami ingin mengangkat potensi kab Magetan, salah satunya dengan memanfaatkan potensi lokal jeruk pamelo yang belum termanfaatkan sehingga kami mengestrak pektin dari kulit jeruk pamelo tsb sebagai pengganti bleng dalam pembuatan kerupuk gendar yang merupakan kerupuk khas kab Magetan. Kami juga membuat inovasi makanan sehat dengan penggantian bleng, sehingga kerupuk ini bisa lebih aman dikonsumsi jangka panjang”.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat bahagia karena diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya kami dan mendapat pengalaman bertemu dengan mahasiswa universitas lain.”

“Kedepan kami berharap karya kami bisa diteruskan ke ranah yang lebih luas dan bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah khususnya kab Magetan untuk mendukung dan membantu kami dalam merealisasikan ide kami tersebut ke masyarakat”, demikian ditambahkan mahasiswi program D3 Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2017.