Program Studi Peternakan UNS Gelar Seminar Nasional Peternakan Tropis Berkelanjutan 4
Wednesday, 09 November 2022 62 View

Program Studi Peternakan UNS Gelar Seminar Nasional Peternakan Tropis Berkelanjutan 4

Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Seminar Nasional Peternakan Tropis Berkelanjutan 4 dengan tema “Pengembangan Peternakan Indonesia Pasca Pandemi COVID 19”. Kondisi Covid-19 saat ini telah membaik yang harus diikuti dengan perbaikan dalam dunia peternakan melalui inovasi baik dari sektor industri, pemerintahan, akademisi, dan praktisi. Inovasi terbaru perlu disebarluaskan agar dapat diaplikasikan oleh berbagai pihak yang membutuhkan inovasi terkini di bidang peternakan.

Acara ini diselenggarakan pada Kamis, (3/11) pukul 08.00 WIB melalui platform Zoom dan disiarkan langsung di Youtube Fakultas Pertanian UNS. Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana Seminar Nasional yaitu drh. Dian Meididewi Nuraini, M.Anim.Sc. dan Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM., ASEAN Eng. Kemudian, dilanjutkan sambutan dan pembukaan oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. Beliau juga menyampaikan beberapa dampak, tantangan, dan peluang di sektor peternakan pasca pandemi Covid 19. Turut hadir dalam acara ini jajaran dekanat, dosen-dosen Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, serta peserta umum, baik dari akademisi, balai penelitian, instansi pertanian, pemerintah, dan masyarakat umum.

Seminar Nasional dipandu oleh moderator Dr. Ir. Joko Riyanto, M.P. pada sesi panel pertama dan Ir. Lilik Retna Kartikasari, M.P., M.Agr.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. pada sesi panel kedua. Narasumber pertama Dr. drh. Hj. Sri Murtini, M.Si., ahli mikrobiologi medis Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB menyampaikan materi dengan tema “Upaya Pengendalian Penyakit Menular pada Ternak”. Biosecurity, vaksinasi, dan surveilans merupakan langkah-langkah pencegahan penyakit yang dapat diterapkan dalam menanggulangi penyakit menular pada ternak (Penyakit Mulut dan Kuku serta Lumpy Skin Disease).

Narasumber selanjutnya Dr. drh. Kresna Suharto, M.P., beliau merupakan Kepala Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari. Beliau membawakan materi dengan tema “Tantangan dan Peluang Peternakan Indonesia”. Kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda di Indonesia setelah 32 tahun bebas berdampak lebih berbahaya daripada Covid jika tidak terkendali. Hal tersebut juga akan berdampak terhadap kualitas semen dari BBIB.

Materi ketiga disampaikan oleh Ir. R. Dwi Hardono dari PT JAPFA Comfeed Indonesia TBK. Beliau membawakan materi dengan tema “Peluang dan Pengembangan Usaha Perunggasan Pasca Covid 19”. Akibat dari pandemi terjadi koreksi harga bahan baku pakan, peralatan (sapronak) yang berimbas pada harga daging dan telur. Terjadi keseimbangan baru, yang menguntungkan atau bisa diterima oleh berbagai pihak.

Narasumber selanjutnya Prof. Dr.sc.agr. Ir. Adi Ratriyanto, S.Pt., M.P., IPM., ASEAN Eng., Guru Besar Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Beliau menyampaikan materi dengan tema “Potensi Feed Additive Dalam Produktivitas Unggas”. Feed additive merupakan produk yang digunakan dalam nutrisi ternak dengan tujuan meningkatkan kualitas pakan dan kualitas pangan asal ternak, atau meningkatkan performa dan kesehatan ternak. Berbagai feed additive juga dapat diaplikasikan untuk menghadapi heat stress.

Seminar ini dihadiri oleh 217 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Makalah yang dipresentasikan dalam seminar ini dikelompokkan menjadi 5 sub tema yaitu 1) Produksi Ternak 2) Nutrisi dan Makanan Ternak 3) Teknologi Hasil Ternak 4) Sosial Ekonomi Peternakan dan 5) Kesehatan Ternak.

link Youtube :download