Peringati Hari Tani Nasional, Tim PPK HM Pelita Turut Gelar SEHATI
Monday, 03 October 2022 220 View

Peringati Hari Tani Nasional, Tim PPK HM Pelita Turut Gelar SEHATI

Mahasiswa Fakultas Pertanian UNS peringati Hari Tani Nasional 2022. Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (HM Pelita) Fakultas Pertanian UNS berkolaborasi dengan BEM Fakultas Pertanian menyelenggarakan acara SEHATI (Semarak Hari Tani). Serangkaian acara ini bertempat di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar sejak tanggal 21 – 24 September 2022.

Ada beberapa kegiatan diantaranya Grand Opening, Talkshow Pemasaran Produk Pertanian di Kabupaten Karanganyar, Talkshow Ketahanan Pangan, Lomba dan Pentas Seni, Karnaval, expo UMKM, dan Grand Closing Sehati 2022. Tema SEHATI tahun ini yaitu Rayakan Semarak Hari Tani yang Bersinergi dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional.

“Tujuan diadakannya kegiatan Sehati 2022 yaitu sebagai bentuk penghargaan profesi petani dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sektor pertanian dan profesi petani, serta memberikan ruang diskusi bagi petani dengan pihak pemerintah terkait permasalahan pertanian” ujar Frendy Yoga, Ketua Pelaksana Semarak Hari Tani 2022.

Talkshow Pemasaran Produk Pertanian di Kabupaten Karanganyar

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 21 September ini bersama 5 narasumber, yaitu Dinas Pertanian Pangan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar, Duta Petani Milenial Surakarta, Duta Petani Milenial Kabupaten Karanganyar, dan Pembina Kelompok Tani Mulyo I Desa Gentungan, serta Ketua Pelaksana PPK Ormawa HM Pelita.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa HM Pelita, Muhammad Ivan Rizki menuturkan bahwa Talkshow kali ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada kita semua akan pentingnya pertanian dan untuk mempertahankan eksistensi pertanian di Kabupaten Karanganyar. Mengingat petani merupakan pekerjaan yang mulia.

Pertanian memiliki banyak tantangan, seperti hama, rendahnya harga jual produk, dan lain sebagainya. Pertanian organik di Karanganyar terus digalakkan karena menguntungkan secara ekonomi dan lingkungan. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Peternakan yang diwakili oleh Kepala Bidang Peternakan, Hery Sulistyo, S.H., M.M., telah mendukung pertanian organik melalui berbagai program kegiatan.

Duta Petani Milenial, Teguh Apriyanto dan F. Angga Rustam Rinjaya S.Pt, menyebutkan bahwa membangun branding menjadi hal yang penting dalam pemasaran produk pertanian, terutama pertanian organik. Pemasaran digital juga perlu digencarkan untuk memperluas pasar dan meningkatkan harga jual produk pertanian.

“Oleh karena itu, penjualan beras organik Desa Gentungan kedepannya akan dibantu oleh Taruna Tani yang telah dibentuk bersama Tim PPK Ormawa HM Pelita dengan memanfaatkan teknologi terkini,” harap pembina kelompok Tani Mulyo I dan pembimbing Taruna Tani Desa Gentungan, Hasyim Ashari.

 

Talkshow Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan mengalami penurunan menjadi 59,2% pada tahun 2021. Tantangan yang terjadi yaitu perubahan iklim dan distribusi pangan tidak merata. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, H. Anung Marwoko, S.T., M.H, yang menjadi narasumber pada tanggal 22 September 2022, menuturkan bahwa ketahanan pangan di Karanganyar selalu digalakkan demikian pula peran DPRD dan pemerintah agar petani tidak apatis dalam mempertahankan kondisi pertanian.

Masyarakat Desa Gentungan dan pemerintah dalam menghadapi kritis pangan seharusnya dapat berpikir kreatif. “Sebenarnya, ketahanan pangan di desa tinggal prakteknya saja, tetapi potensi kurang bisa digali dan banyak pemuda yang kurang peduli. Padahal sekarang sudah jamannya teknologgi,” ujar Hasyim Ashari, Pembina Kelompok Tani Mulyo I.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Prodi Pengelolaan Hutan Universitas Sebelas Maret menyebutkan bahwa perspektif ketahanan pangan perlu dikolaborasikan dengan sistem pertanian terpadu yang berkelanjutan.

Karnaval dan Peresmian Kelompok Taruna Tani

Puncak acara Semarak Hari Tani, 24 September 2022, terdiri dari karnaval, peresmian taruna tani, dan penerbangan drone pertanian. Kegiatan karnaval budaya diikuti oleh 6 kontingen dari seluruh masyarakat Desa Gentungan dengan membawa ciri khas pertanian lokal. Kombinasi budaya, alam, dan pertanian menjadi daya tarik tersendiri.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah meresmikan kelompok Taruna Tani Desa Gentungan yang sudah terbentuk sejak tanggal 20 Agustus 2022. “Pertanian saat ini sudah banyak dibantu teknologi sehingga para pemuda tidak perlu ragu dan malu menjadi petani”, ujarnya.