HM Pelita Kembangkan Desa Sentra Budidaya dan Pengolahan Jamur Melalui P3D
Monday, 27 September 2021 45 View

HM Pelita Kembangkan Desa Sentra Budidaya dan Pengolahan Jamur Melalui P3D

Potensi Desa merupakan salah satu aset yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakatnya bila digali secara masif dan konsisten. TIM P3D HM Pelita yang diketuai oleh Riskia Akbar memfokuskan untuk peningkatan kapasitas masyarakat Desa Gondangmanis, Kabupaten Karanganyar dengan mendongkrak berbagai potensi desa yang ada. Kegiatan P3D merupakan kelanjutan dari program PHP2D 2020 ke arah level yang lebih advance. Kegiatan P3D ini diberikan fasilitas pendanaan 50 juta. Tim yang meraih pendanaan P3D ini terdapat 81 tim dari seluruh Indonesia.

Salah satu upaya menggali potensi desa yaitu dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) secara inkuiri oleh TIM P3D HM Pelita dengan masyarakat desa setempat. Sosialisasi ini dilakukan oleh Tim P3D Bina Desa HM Pelita pada 31 Juli 2021, dengan menggunakan model pendekatan inkuiri. Kegiatan Sosialisasi ini dilakukan kepada Pihak Desa Gondangmanis yang terkait seperti Kepala Desa Gondangmanis, Ketua BPD, Ketua PKK, Ketua Karangtaruna Desa, Ketua Bumdes, Ketua LPMD dan sebagainya, sekaligus untuk perluasan mitra program.

“Sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk membicarakan dan melakukan koordinasi terkait rancangan program kerja P3D di Desa Gondangmanis sebagai mitra Tim P3D Bina Desa UNS. Model pendekatan inkuiri ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat ikut serta terlibat langsung dalam pemikiran masalah dan mencari informasi,” terang Riskia selaku ketua TIM P3D HM Pelita.

Jamur merupakan salah satu potensi desa yang dapat dikembangkan di Desa Gondangmanis. Kegiatan pengolahan jamur menjadi produk olahan pangan yang sudah dikembangkan yaitu jamur krispi oleh KUPJ Gondangmanis. Upaya pengembangan produk olahan jamur yang sedang di garap oleh ibu-ibu Dusun Kumpul, Desa Gondangmanis,

Tim P3D Bina Desa UNS mengadakan pendampingan dan pelatihan pembuatan olahan jamur menjadi nugget dan pempek. Kegiatan pelatihan diversifikasi olahan jamur dilaksanakan pada Sabtu, 18 September 2021 di salah satu kediaman warga setempat. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh ibu-ibu Dusun Kumpul selaku pelaku kegiatan dan menghadirkan mentor yaitu sdr. Anif dan Eny yang berprofesi sebagai guru jurusan tata boga di SMK Negeri 4 Surakarta.

Jamur memiliki kandungan gizi yang tinggi dan tentunya menjadi hal yang mendasar bahwa perlunya dilakukan diversifikasi produk olahan jamur seperti nugget, keripik, kaldu, bakso dan sebagainya. Diversifikasi olahan jamur ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat Desa Gondangmanis,” ungkap Anif sekali mentor dalam pelatihan olahan jamur pada Sabtu (25/9/2021).

Respon baik juga di sambut oleh pihak Desa, salah satunya Bapak Ngadiyono, Kepala Dusun Kumpul,

“Kami sangat berterimakasih dengan adanya pelatihan ini mampu menambah wawasan dan mengisi kesibukan dari ibu-ibu Dusun Kumpul, bahkan meningkatkan taraf hidup dari warga kami,” katanya.

Penguatan pemasaran juga mulai dikembangkan dengan menggandeng beberapa mitra seperti warung, angkringan, dan toko oleh-oleh yang ada di wilayah sekitar Kecamatan Karangpandan, Karanganyar dan sekitarnya.

“Pemasaran produk keripik jamur dan nuget jamur dilakukan secara mandiri supaya timbul kesadaran kelompok untuk terus wirausaha” terang Ibu Efnu selaku ketua ibu-ibu Dusun Kumpul.

Tidak hanya diversifikasi olahan produk jamur saja, Tim yang dibimbing oleh Eksa Rusdiyana, S.P., M. Si juga melakukan pengembangan sentra budidaya jamur sebagai wisata juga sedang digerakkan dalam program P3D ini sekaligus perluasan potensi jamur yang ada.

Hasan, anggota Tim P3D HM Pelita, menjelaskan bahwa pengembangan sentra budidaya jamur di Desa Gondangmanis dilakukan untuk mewujudkan Pusat Jamur Karanganyar.

“Eduwisata jamur ini bertujuan supaya pengunjung dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung di sentra budidaya jamur Desa Gondangmanis. Proses budidaya jamur yang dapat dipelajari mulai dari proses pembuatan media tanam jamur (baglog), perawatan baglog dan pertumbuhan jamur, serta pemanenan”.

Giyatno, selaku penggiat budidaya jamur P4S Jamur Desa Gondangmanis menerangkan bahwa peningkatan produksi jamur menjadi hal kunci untuk perwujudan eduwisata jamur dan kemitraan pasar yang luas.

Kepala Desa Gondangmanis, Sutarmo, sangat mengapresiasi dan berterimakasih karena telah memilih Desa Gondangmanis sebagai mitra dalam program PHP2D dan P3D ini.

Program pemberdayaan yang dilakukan oleh HM Pelita sangat bermanfaat dalam pemberdayaan Desa Gondangmanis untuk perluasan mitra warga desa” ungkap Sutarmo.

Program yang dilaksanakan ini diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi warga Desa Gondangmanis dan tim P3D HM Pelita serta memperkuat persaudaraan dan solidaritas.