Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani,  HM PELITA Gali Potensi Masyarakat Melalui SDGs
Saturday, 21 August 2021 174 View

Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani, HM PELITA Gali Potensi Masyarakat Melalui SDGs

Himpunan Mahasiswa Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Universitas Sebelas Maret (HM Pelita UNS) sukses menyelenggarakan Webinar National Bina Desa 2021 bertajuk “Menggali Potensi Masyarakat Melalui SDGs untuk Membangun Indonesia dari Desa Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani”. Kegiatan pada Kamis, 19 Agustus 2021 ini turut mengundang pembicara yang sangat luar biasa yaitu Tri Mumpuni (Direktur Eksekutif IBEKA), Rendy Aditya Wachid B.Arch .,MBA (Founder of Parongpong RAW Lab), Dominico Danang Sandi Prihatnanto, S.S. (Manajer Bank Sampah Kitiran Emas Yosoroto Surakarta), Dr. Sutanto Sastraredja, S.Si., DEA. (Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Sebelas Maret) dan Eko Wulandaru (Perangkat Desa Kragan Karanganyar), yang ditemani oleh moderator Timor Fathahila (Duta Kampus UNS 2019). 

Webinar yang mengangkat tentang pemberdayaan bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan ilmu pemberdayaan untuk masyarakat luas dan yang terkhusus adalah warga Desa Kragan, Karanganyar. Terdapat prinsip pemberdayaan desa yang telah disampaikan oleh Tri Mumpuni (Direktur Eksekutif IBEKA) yang harus dilakukan pemberdaya adalah masyarakat harus bersifat partisipatif dan mau dibantu, serta paham untuk mengetahui semua prosesnya. Terdapat fase pemberdayaan yang dapat dilakukan untuk memberdayakan masyarakat adalah dengan adanya fase pengenalan, kemudian dilanjut dengan fase mengorganisir diri, dan yang terakhir adalah fase kemandirian rakyat.

Untuk menjadi pemberdaya desa, hal yang harus dilakukan adalah harus datang ke desa dan tinggal, sehingga mengetahui kehidupan sehari - hari rakyat dan dapat membaur. Pendekatan ini dapat mengetahui karakteristik rakyat, sehingga rakyat dapat percaya pada seseorang pemberdaya. Memberikan pengertian dan sosialisasi kepada masyarakat juga merupakan hal yang penting untuk menunjang proses pemberdayaan yang dilakukan.

Dalam penyampaian oleh Rendy Aditya Wachid B.Arch .,MBA (Founder of Parongpong RAW Lab) mahasiswa dapat melakukan dalam membantu proses pengembangan dan pemberdayaan desa yaitu dengan membuat keseimbangan antara kebaikan yang ada di desa dan di kota, sehingga dapat mengetahui pemecahan masalah. Mekarlah dimanapun kita tumbuh, jangan menyalahkan kita lahir dimana, karena banyak juga orang desa yang membuat produk keren yang mendunia. Harus ada keseimbangan antara desa dan kota. Memulai dari hal yang kecil dari diri sendiri, mulai dari masalah kecil yang menarik untuk diselesaikan. Melihat mulai dari diri sendiri untuk menyelesaikan masalah.

 

Link Youtube : Download