FP UNS Gandeng BGA Group Gelar Kuliah Umum tentang  Kelapa Sawit
Tuesday, 13 September 2022 549 View

FP UNS Gandeng BGA Group Gelar Kuliah Umum tentang Kelapa Sawit

Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP UNS) menyelenggarakan kuliah umum tentang perkebunan sawit. Kuliah umum ini bertujuan memberikan gambaran yang lebih detail terkait perkebunan sawit kepada para mahasiwa di seluruh program studi di Fakultas Pertanian UNS.

Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis dan Informasi FP UNS Dr. Agung Wibowo mengatakan melalui kuliah umum mahasiswa diharapkan mendapatkan informasi yang komprehensif tentang sawit.


“Sehingga, ketika nanti mahasiswa berkarier di perkebunan sawit, mereka mulai dari sekarang sudah menyiapkan soft skill dan hard skill,” ujar Dr. Agung Wibowo


Kuliah umum ini FP UNS ini dikemas dalam Perusahaan Goes to Campus. Perusahaan yang hadir pada kesempatan ini adalah PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) yang bergerak di dunia persawitan.


Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Samanhudi, SP, M.Si, IPM, ASEAN Eng dalam sambutannya menyampaikan event ini sebagai bentuk dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui penandatanganan kerja sama antara FP UNS dengan PT BGA Group, Prof. Samanhudi berharap ada dosen di lingkungan FP UNS menjadi konsultan di perusahaan sawit tersebut.


“Sebaliknya nanti dari perusahaan menjadi dosen praktisi untuk mengajar di kampus untuk mendukung program MBKM,” demikian disampaikan  Prof. Samanhudi.


Hadir sebagai narasumber kuliah umum adalah Ir. Tri Haryono yang menjabat sebagai Regional Head PT BGA Group. Tri Haryono menandaskan prospek industri sawit saat ini dan masa depan, yakni pertama sawit driver ekonomi utama Indonesia, kedua perkebunan sawit penyerap tenaga kerja utama Indonesia dan ketiga kebutuhan manusia sampai 2050 mendorong pertumbuhan permintaan minyak nabati dunia.

Tri Haryono menandaskan perlunya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan perusahaan kelapa sawit dalam mendorong inovasi intensifikasi perkebunan kelapa sawit untuk makin meningkatkan produktivitas.

Selanjutnya Materi kedua diisi oleh Ade Agung Laksono, MM, yang menjabat sebagai Deputy Head of Human Capital PT BGA Group.


Ade memaparkan tantangan perkebunan sawit khususnya di Indonesia, di mana minat bekerja di perkebunan sawit menurun baik level managerial (kaum milenial) maupun level non managerial (pekerja langsung). Padahal tren kenaikan upah karyawan yang setiap tahun meningkat rata-rata di atas 8%.



Selain itu, tantangan perusahaan juga selalu mengembangkan inovasi teknik budidaya di lahan marginal yang harus berkembang dari cari teknik lama (terdahulu) untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Hal ini karena perusahaan tidak bisa memilih lahan, sehingga dominan luasan yang dimiliki adalah lahan marginal yang diharapkan memiliki produktivitas lahan setara lahan kelas S1 (sangat sesuai).


Di akhir acara, Ade menegaskan perkebunan sawit saat ini membutuhkan milenial dan generasi Z untuk membangun bersama menjadi lebih baik dan berkelanjutan.


Saat ini eranya adalah perusahaan kelapa sawit untuk mentransformasi wajah perkebunan dengan budaya kerja yang millennial friendly artinya adaptasi para milenial untuk masuk ke dunia perkebuan harus dibantu dengan cara mengkondisikan lingkungan perkebunan yang sesuai dengan kebutuhan “gaul” dan interaksi sosial para milenial, selain career opportunity.

Berita ini juga dimuat di solopos.com : download