FORESMA FP UNS Update Data Keanekaragaman Satwa di Wilayah Konservasi  Taman Hutan Raya, Ngargoyoso
Thursday, 20 January 2022 1.140 View

FORESMA FP UNS Update Data Keanekaragaman Satwa di Wilayah Konservasi Taman Hutan Raya, Ngargoyoso

Forestry Student of Sebelas Maret (Foresma) Program Studi Pengelolaan Hutan Fakultas Pertanian UNS (Prodi PH FP UNS) melaksanakan kegiatan Ekskavasi (Ekspedisi Kawasan Konservasi) di area Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I, Ngargoyoso, Karanganyar. Kegiatan Ekskavasi tersebut bertujuan untuk pembaharuan data keanekaragaman satwa (Aves dan Herpetofauna) di wilayah Konservasi.

Kegiatan ini dikuti oleh 35 Panitia dan 5 sukarelawan. Pembukaan Kegiatan Ekskavasi 2021  dihadiri oleh Dwi Apriyanto, S.Hut., M.Si. selaku Pembina Forestry Student of Sebelas Maret dan Bapak Joko Suwarno S. Hut Selaku Kepala Sub bagian Umum TU,  untuk membuka kegiatan acara lapangan secara simbolis.

Kegiatan yang dilakukan adalah penelitian dan pengambilan data satwa untuk Aves dan Herpetofauna. Untuk pengamatan aves terjadwal pada pagi hari pukul 05.00 wib – 11.00 wib selama 3 hari berturut – turut dengan 3 jalur yang berbeda, sedangkan pengambilan data Herpetofauna dilakukan pada malam hari mulai pukul 19.30 wib – 23.00 wib selama 3 hari berturut – turut dengan 3 jalur yang berbeda.

Mariana salah satu anggota FORESMA mengatakan pada saat pengamatan satwa yang banyak ditemukan adalah katak dan Cucak Kutilang.

“Selama pengamatan satwa di kawasan Tahura satwa dominan yang ditemukan untuk herpetofauna adalah Kongkang Kolam (Hylarana chalconota) merupakan katak yang berasal dari famili Ranidae. Katak ini merupakan spesies herpetofauna yang paling banyak ditemukan di lokasi.”

“Katak ini memiliki ukuran kecil sampai sedang dengan kaki yang panjang dan ramping. Jari katak ini memiliki selaput yang penuh sampai ke ujung. Sedangkan satwa dominan aves yang ditemukan adalah Cucak Kutilang”, demikian di tambahkan Mariana, Kamis, 20 Januari 2022.

Penutupan kegiatan Ekskavasi yang disimboliskan dengan penanaman pohon. Penanaman pohon dihadiri oleh Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P., IPU., ASEAN Eng. selaku Wakil Dekan Akademik Riset & Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M. P. selaku Kepala Program Studi Pengelolaan Hutan, Dwi Apriyanto, S.Hut., M.Si. selaku Pembina Forestry Student of Sebelas Maret, Rezky Lasekti Wicaksono, S.Hut., M.Sc. selaku Dosen Pengelolaan Hutan UNS, RR. Yuni Kusumodewi, SP., SE., MP. selaku Kepala Balai Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunegoro I, Dwi Prasetyo, S.Hut., M.Si. selaku Seksi Konservasi SDA, Dhidhit Suryono, S.Hut. selaku Seksi Pemanfaatan Tahura, dan Ir. Hengki Herwanto, MP selaku Administratur KPH Surakarta.

Pihak Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I memberikan semai pohon untuk ditanam di area penanaman sebagai upaya pelestarian keanekaragaman tegakan Taman Hutan Raya. Total semai pohon yang ditanam adalah 97 buah. Total semai pohon yang ditanam adalah 97 buah dengan 4 jenis pohon yang berbeda.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P., IPU., ASEAN Eng. selaku Wakil Dekan Akademik Riset & Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UNS mengemukakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi tonggak awal dalam kegiatan ekspedisi yang dilakukan oleh mahasiswa fakultas pertanian.

 

“Dalam kegiatan ini terdapat penanaman pohon sebagai puncak kegiatan dengan menanam beberapa jenis pohon. Penanaman semai yang dilakukan semoga dapat memberikan dampak positif  kepada masyarakat, pihak Taman Hutan Raya, dan terkhususnya mahasiswa”.

Sebelum acara seremonial, peserta EKSKAVASI 2021 telah melaksanakan kegiatan penanaman pada bulan Desember 2021 sejumlah 87 semai. Penanaman semai yang dilaksanakan sekaligus sebagai upaya rehabilitasi lahan Tahura Mangkunegoro I. Jumlah dan jenis semai yang telah didistribusikan adalah :

  1. Waru Gunung (Hibiscus tiliaceus) : 23 tanaman
  2. Gondang (Ficus variegata Blume.) : 22 tanaman
  3. Sepatu Dea (Spathodea campanulate) : 27 tanaman
  4. Puspa (Schima wallichii) : 15 tanaman

“Kegiatan ini tidak dapat berjalan lancar tanpa dukungan dari pihak sponsor yaitu pihak Perhutani dan pihak Telkom”.  

“Pihak Perhutani mengapresiasi langkah kongkrit yang dilakukan dalam kegiatan EKSKAVASI 2021 karena telah berkontribusi penuh dalam melaksanakan reboisasi secara masif dan nyata”, demikian disampaikan , Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P., IPU., ASEAN Eng