Fakultas Pertanian UNS Menggelar Pentas Seni Warna Budaya Gempita Panen Raya
Saturday, 23 July 2022 77 View

Fakultas Pertanian UNS Menggelar Pentas Seni Warna Budaya Gempita Panen Raya

Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kegiatan Pentas Kesenian dengan tajuk “Warna Budaya Gempita Panen Raya” pada 22 Juli 2022 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS. Dengan mengusung tema tersebut, Fakultas Pertanian ingin membawa suka cita dan kemeriahan dalam bentuk persembahan seni yang beraneka ragam.

Kegiatan ini merupakan yang pertama diadakan oleh Fakultas Pertanian untuk menyalurkan bakat seni dan kreativitas civitas akademik Fakultas Pertanian UNS. Tema “Warna Budaya Gempita Panen Raya” sendiri menggambarkan keinginan Fakultas Pertanian

Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM, ASEAN Eng. mengatakan, “Melalui Pentas Seni ini, kami dari Fakultas Pertanian UNS mengajak segenap civitas Universitas Sebelas Maret, baik dosen, staff, maupun mahasiswa untuk melestarikan kesenian dan budaya daerah dengan aktif berpartisipasi dalam pagelaran seni”.

Malam pagelaran Pentas Seni “Warna Budaya Gempita Panen Raya” Fakultas Pertanian memadukan pementasan seni tradisional dan kontemporer. Pentas Seni dibuka dengan penampilan live music dari unit kegiatan mahasiswa dan dilanjutkan kompilasi pertunjukan tari-tari tradisional, lagu daerah, dan teatrikal oleh dosen, staf, dan mahasiswa. Selain pertunjukan seni panggung, digelar juga pameran seni lukis diantaranya 27 lukisan alam karya Dr. Sc. Agr. Ir. Rahayu, S.P., M.P., salah satu dosen multitalenta dari Fakultas Pertanian UNS.

Dalam acara ini turut hadir Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. memberikan sambutan sekaligus mempersembahkan  lagu “Bengawan Solo”. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan Pentas Seni yang diselenggarakan setiap fakultas di Universitas Sebelas Maret sejalan dengan visi UNS, yaitu “Menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai luhur budaya nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan teatrikal yang dikemas dalam satu rangkain cerita bertajuk “Ibu Boemi”. Pertunjukkan “Ibu Boemi” mencoba mengangkat isu pengalihan fungsi lahan pertanian menjadi proyek non pertanian yang hanya menguntungkan sebagian pihak.

Selain civitas akademik, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh Dharma Wanita Persatuan yang menampilkan lagu dan tarian. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri dari seluruh civitas akademika di lingkungan UNS. Kegiatan turut didukung oleh PT. Hooda Rachma Grupindo yang memberikan dorprize berupa kulkas dan 3 unit sepeda. Selain itu, Pentas Seni ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat generasi muda khususnya mahasiswa terhadap budaya Jawa dan budaya daerah lainnya di Indonesia.

link youtube : download