header-int

FP UNS Hadirkan Pembicara Kelas Dunia dalam Helatan The 3rd ICFSE 2020

Rabu, 30 Sep 2020, 07:18:02 WIB - 76 View
Share
FP UNS Hadirkan Pembicara Kelas Dunia dalam Helatan The 3rd ICFSE 2020

The 3rdInternational Conference on Food Science and Engineering (ICFSE 2020) merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS). Rencana semula ICFSE 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 29 - 30 September 2020 di salah satu hotel di Kota Solo. Namun, dikarenakan global pandemic Covid-19, yang melanda dunia termasuk Indonesia, maka penyelenggara memutuskan untuk melaksanakannya secara daring menggunakan Zoom meeting pada tanggal yang sama. Tahun ini,  Dr. Muhammad Zukhrufuz Zaman diberi amanat untuk menjadi Chairman The 3rd ICFSE 2020 yang bertema “Strengthening Collaborative Frameworks for Innovations in Food Science and Engineering: Contributions to Sustainable Development Goals”. Dalam ICFSE 2020 ini terdapat 123 judul penelitian yang akan dipresentasikan dan didiskusikan oleh peserta yang berasal dari 8 negara. 

Pada sesi Plenary, The 3rd ICFSE akan diisi oleh pembicara-pembicara dari beberapa negara dengan track record kelas dunia. Keynote Speech disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc., ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) dengan topik: ”Enhancing collaborative frameworks among university, industry, and government for innovations in food science and technology: a perspective from the Indonesian association for food technologists (IAFT/PATPI)”. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh invited speakers yang akan turut meramaikan acara ini, antara lain: Prof. Dr. Ahmad Yunus (Wakil Rektor bidang akademik Universitas Sebelas Maret), Prof. Dr. Ir. Mieke Uyttendaele (Department of Food Technology, Safety and Health, Ghent University, Belgium), Prof. Dr. Son Radu (Department of Food Science, Universiti Putra Malaysia), Dr. Sangeeta Prakash (School of Agriculture and Food Science, University of Queensland, Australia), Prof. Dr. Takahisa Nishizu (Department of Applied Life Sciences, Gifu University, Japan), Assoc. Prof. Dr. Jirawat Yongsawatdigul (School of Food Technology, Suranaree University of Technology, Thailand) dan Prof. Dr. Hitoshi Shirakawa (Tohoku University, Japan). Pada sesi paralel, dilakukan sharing dan diseminasi penelitian berupa presentasi oral dari para peneliti tentang riset yang sedang dan telah dilakukan.

Dr. Muhammad Zukhrufuz Zaman mengemukakan “Artikel-artikel yang dipresentasikan akan melalui proses peer review yang selanjutnya akan dipublikasikan pada Food Research (Jurnal Internasional terindeks Scopus), IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Prosiding terindeks Scopus), Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture (terindeks DOAJ dan terakreditasi Sinta 2)”.

 “Acara ini diharapkan mampu memfasilitasi akademisi, peneliti, praktisi industri, pihak pemerintah dan swasta untuk bertemu dan menjalin kolaborasi dalam rangka memenuhi salah poin dalam sustainable development goals (SDG) untuk mengurangi angka kelaparan dan menyediakan makanan bernutrisi yang cukup bagi setiap manusia di dunia ini”.  

 

“ICFSE ini juga merupakan salah satu kegiatan untuk mengisi memorandum of understanding (MOA) antara Universitas Sebelas Maret dengan Institusi Partner di luar negeri”. 

“Beberapa pembicara yang diundang merupakan partner dan kolega UNS terutama Fakultas Pertanian Program Studi Ilmu Teknologi Pangan. Hal ini untuk mendukung internasionaliasi UNS dan rencana UNS menjadi universitas berkelas dunia”, demikian ditambahkan oleh  Dr. Uuf (demikian nama panggilan beliau sehari-hari).

 

The 3rd ICFSE 2020 dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. (Wakil Rektor Bidang Akademik, UNS). Prof  Yunus menyampaikan bahwa tantangan untuk memperkecil angka kelaparan di Indonesia ataupun dunia masih sangat besar, oleh karena itu perlu dilakukan antisipasi dan strategi yang tepat untuk menjawab tantangan tersebut. Selain itu Dekan Fakultas UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM, ASEAN Eng,  dalam sambutannya juga menekankan perlunya kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam mencapai tujuan SDG yang kedua, yaitu hero hunger.

 

| FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET| COPYRIGHT © 2020. ALL RIGHTS RESERVED.
© 2020 Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Follow Fakultas Pertanian UNS : Facebook Instagram Twitter Linked Youtube