header-int

Charoen Pokphand Indonesia Hibahkan Closed House kepada FP UNS

Jumat, 04 Jun 2021, 05:42:49 WIB - 55 View
Share
Charoen Pokphand Indonesia Hibahkan Closed House kepada FP UNS

Perusahaan produsen pakan ternak Charoen Pokphand Indonesia (CPI) menghibahkan kandang model closed house broiler kepada Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP UNS) Solo.

Sekjen Charoen Pokphand Foundation Indonesia, Andi Magdalena Siadari, SH, MH, mengatakan hibah kandang untuk ayam pedaging berkapasitas 20.000 ekor tersebut dilakukan untuk membangun sinergi antara dunia usaha dengan perguruan tinggi. Hal ini, kata dia, sejalan dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Silakan semua civitas akademika UNS memanfaatkan sebagai laboratorium lapangan untuk pengembangan inovasi,” demikian disampaikan Andi Magdalena Siadari saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan kandang closed house broiler di Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar, Kamis 3 Juni 2021.

CPI, lanjut Magdalena, memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang teknis budidaya, sarana produksi, manajemen usaha, dan pemasaran ayam. Sehingga keberadaan closed house bisa menjadi tempat magang dan penelitian tugas akhir maupun untuk membangun wirausaha.

Oleh karenanya, FP UNS memerlukan pendampingan teknis budidaya dan akses sarana produksi seperti pakan obat-obatan, dan day old chick (bibitayam). Selain itu bantuan permodalan, manajemen usaha, dan pemasaran hasil.

Selain itu, closed house yang dibangun di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, ini juga sebagai salah satu bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) atau CSR. Menurut Magdalena, closed house sangat berperan penting sebagai media pembelajaran mahasiswa untuk berwirausaha.

 

Sejak 2019

Kesepakatan pemberian hibah kandang tersebut ditandatangani oleh Area Head Poultry Integration Central Java CPI Ir. Anton P. Setio Gunarto, dan Dekan FP UNS Prof. Dr. Ir. Samanhudi, SP., MSi, IPM, ASEAN Eng.

“Penandatanganan kerja sama sebenarnya sudah berlangsung sejak 2019, namun karena pandemi Covid-19, pembangunan kandang baru terealisasi pada 2021 ini,” ujar Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis, dan Informasi FP UNS, Dr. Agung Wibowo.

Selanjutnya Dr. Agung memaparkan maksud dan tujuan hibah berdasarkan kesepakatan ini adalah untuk melengkapi sarana belajar mengajar di perguruan tinggi mitra akademik. Fasilitas berupa kandang akan digunakan sebagai sarana penelitian dan pengembangan dan praktik budidaya ayam.

Selain itu, sebagai media aplikasi ilmu pengetahuan, arena belajar mengajar, dan berbagai pengetahuan teknis serta miniatur dunia usaha.

Ketua Panitia Acara Peletakan Batu Pertama yang juga Kepala Program Studi S1 Peternakan FP UNS, Sutrisno Hadi, Ph.D, menjelaskan Rektor UNS, Prof Dr. Jamal Wiwoho, SH., M.Hum, datang memberikan sambutan dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan closed house.

Hal yang sama diikuti oleh Sekjen CPI Andi Magdalena, Dekan FP UNS Prof. Dr. Samanhudi, dan Area Head Poultry Integration Central Java CPI Anton P. Setio Gunarto.

 

Pusat Belajar

Prof. Dr. Samanhudi menjelaskan kandang closed house akan meminimalisasi kegagalan usaha ternak. Hal itu karena dengan closed house lebih mudah mengontrol pertumbuhan ayam dan mengatur pencahayaan kandang lebih merata.

Selain itu, daya tahan kandang tahan lama sehingga dapat meningkatkan produktivitas ayam. “Dengan demikian keberadaan kandang ini nanti betul-betul sebagai pusat belajar mahasiswa di lingkungan Fakultas Pertanian UNS dan harapannya mahasiswa setelah lulus bias terjun menjadi wirausaha di sektor peternakan.”

 

artikel ini tayang di Solopos.com : download

| FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET| COPYRIGHT © 2020. ALL RIGHTS RESERVED.
© 2021 Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Follow Fakultas Pertanian UNS : Facebook Instagram Twitter Linked Youtube