Bahas Prospek Pengembangan Bioteknologi Padi, Prodi Agtroteknologi Hadirkan Pakar IRRI
Saturday, 18 September 2021 69 View

Bahas Prospek Pengembangan Bioteknologi Padi, Prodi Agtroteknologi Hadirkan Pakar IRRI

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis, 9 September 2021 menyelenggarakan "Kuliah Tamu Bioteknologi" Session 2 dengan mengangkat topik  “Meningkatkan Potensi Manfaat Pengeditan Genom Untuk Perbaikan Tanaman”. Kuliah tamu dlaksanakan dalam rangkaian kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka dengan menghadirkan narasumber: Dr. Inez H. Slamet-Loedin, Head – Rice genetic Design & Validation Unit International Rice Research Institute (IRRI), Filipina.

Penelitian di IRRI bertujuan untuk mengemban kepemimpinan inovasi untuk sektor beras global, mengkatalisasi dampak dalam skala besar bagi manusia dan planet dengan membuat dan mendukung jaringan katalitik yang mendorong adopsi inovasi dan teknologi berdampak tinggi secara luas, transformasikan sistem pertanian pangan berbasis beras, membangun rekam jejak dalam memberikan intervensi kebijakan yang berhasil dan program peningkatan kapasitas kelembagaan yang mendukung pengembangan sektor beras yang adil dan berkelanjutan secara global.

 

Beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh Dr. Inez H. Slamet-Loedin diantaranya genome editing pada pada tanaman serealia, rekayasa genom untuk pengayaan fe dan zn pada gabah padi dan meningkatkan bioavailabilitas mikronutrien serta Rice Gene Knockout or Downregulation melalui CRISPR-Cas9.

Kuliah tamu dilaksanakan secara daring Zoom diawali dengan sambutan  Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dan Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM, ASEAN Eng. Kuliah tamu dipandu oleh moderator Andriyana Setyawati, S.P., M.P., Ph.D. Turut hadir Ketua Program Studi Agroteknologi UNS, Dr. Ir. Parjanto, M.P., Ketua Penanggungjawab PKKM, Prof. Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si., Ketua PIC Dr. Ir. Amalia Tetrani Sakya, M.P., M.Phil., serta dosen dan mahasiswa Program Studi Agroteknologi UNS.

Peserta berasal dari berbagai institusi seperti Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, Universitas Pembangunan “Veteran” Jawa Timur, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Diponegoro, Universitas Pendikan Indonesia dan Universitas Jember.

Prospek pengembangan bioteknologi padi sangat penting dilakukan mengingat potensi dan pasar yang besar karena beras menjadi makanan pokok penduduk di Asia Tenggara termasuk Filipina dan Indonesia. Genome editing pada padi dimulai dengan memilik target gen/perlakuan, mendesain single guide RNA dan membuat vektor DNA, transfer reagen ke sel (melalui agrobakterium, virus, bombardment, elektroforesis serta kultur jaringan atau transfer in planta, lalu melakukan screening mutasi, pengurutan target.

Perkembangan produk editing gen dilakukan dalam beberapa tahap yaitu konstruksi gen dan desain gunting molekuler, penyampaian reagen ke sel tumbuhan, kultur jaringan, screening, genotyping, dan phenotyping pada varian yang dikehendaki, produksi varian bebas transgen, uji lapangan dan percobaan penampilan lalu pelepasan.