Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FP Terima Visitasi Asesor untuk Akreditasi Prodi Agroteknologi dan D3 THP | FP UNS Gembleng Mahasiswa Baru dengan Achievement Motivation Training (AMT) | FAPERTA Lepas Mahasiswa Peserta Internship Magang di Jepang | Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif | D3 Agribisnis Selenggarakan Makrab |

Workshop : Pengembangan Pembimbingan dan Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa

_mg_7321-edit

Bidang Akademik Fakultas Pertanian UNS, Kamis 20 Oktober 2016 menyelenggarakan workshop “Pengembangan Pembimbingan dan Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa”. Workshop bertempat di Aziza Hotel dan  dihadiri Dekanat, para Kepala Program Studi  dan Staf Pengajar Fakultas Pertanian. Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Dr. Samanhudi, SP, MS pada kesempatan pembukaan menyampaikan bahwa tujuan dari workshop antara lain  terkait pelaksanaan penyusunan tugas akhir mahasiswa agar semakin baik serta menghasilkan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang lebih baik.

Selanjutnya Prof. Samanhudi menambahkan bahwa dari identifikasi masalah penyebab rendahnya AEE ada beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain :

  1. Perhitungan AEE.  Validatas data mahasiswa aktif, lulus, DO dan mengundurkan diri. Data dari SIAKAD yang mempengaruhi hasil saat dimasukkan ke formula sering ditemukan mahasiswa tidak registrasi sejak semester I masih tercantum; mahasiswa tidak registrasi 3 semester dan sudah lulus masih tercantum.
  2. Kelemahan Sistem Monitoring. Mahasiswa semester 9 ke atas yang belum lulus, sering tidak termonitor.
  3. Pembimbingan Skripsi. Fakta yang sering dijumpai adalah mahasiswa sudah mengambil di KRS tetapi tidak segera mengajukan judul; mahasiswa sudah mengajukan judul tetapi tidak segera menyusun proposal; mahasiswa sudah menyusun proposal tetapi tidak segera seminar proposal; sudah proposal tetapi penelitian dan penulisan laporan tidak ada kemajuan; sudah ujian tidak segera revisi; mahasiswa bermasalah komunikasi dengan dosen pembimbing; mahasiswa tidak tahu alur skripsi, mengandalkan bertanya ke teman.
  4. Pembimbingan Akademik dan Early Warning System (EWS) atau peringatan dini kepada mahasiswa.  Tiap akhir tahun ada rekam data yang seharusya digunakan untuk monitoring keberlangsungan studi mahasiswa.
  5. Masalah Pribadi Mahasiswa. Terkait dengan masalah pribadi mahasiswa ada beberapa yang berpengaruh antara lain masalah kesibukan dengan aktifitas hobi, non akademik, keuangan, dan malas ke kampus karena tertinggal teman seangkatan.
  6. Proses Perkuliahan. Mahasiswa registrasi tetapi tidak mengikuti kuliah, keterlambatan pengisian KRS sehingga mendapatkan paket kredit 0, mahasiswa masih menanggung beban SKS yang banyak sehingga belum bisa mengampil skripsi._mg_7336-edit

Dari beberapa identifikasi masalah yang dihadapi maka dihasilkan beberapa alternatif solusi antara lain :

  1. Peninjauan kembali kriteria penetapan kuota mahasiswa baru per prodi melalui SPMB
  2. Optimalisasi dan fungsionalisasi data di SIAKAD (apa perlu penambahan aplikasi, atau penambahan alur data sampai di Prodi) perlu dikaji lagi.
  3. Peninjauan kembali efektivitas penerapan EWS melalui penyempurnaan mekanisme dan peningkatan peran PA
  4. Monitoring mahasiswa yang sampai dengan smt 9 belum lulus, perlu ada mekanisme antara pengendali SIAKAD dengan Kaprodi
  5. Proses pembimbingan skripsi/tugas akhir disempurnakan. Misal pembagian dosen pembimbing dimulai semester 7, seminar proposal terjadwal, proses pembimbingan terjadwal, dan ujian akhir skripsi terjadwal  pada semester 8 (diusahakan 2 bulan sebelum smt 8 berakhir)
  6. Penyelenggaraan semester pendek (Smt antara) khusus bagi mahasiswa semster tertentu  yang masih menanggung beban kredit besar (mahasiswa dengan resiko).

Sementara penyampaian materi teknis lain yang terkait dengan pengembangan pembimbingan dan penyelesaian tugas akhir disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, MS Kepala Program Studi Agroteknologi FP UNS.

_mg_7327-edit_mg_7324-edit