Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FP UNS Gembleng Mahasiswa Baru dengan Achievement Motivation Training (AMT) | FAPERTA Lepas Mahasiswa Peserta Internship Magang di Jepang | Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif | D3 Agribisnis Selenggarakan Makrab | FP UNS Seminarkan Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa |

Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif

Pengembangan ternak kambing potong prespeknya sangat bagus karena permintaan ekspor daging kambing cukup tinggi seperti negara Brunei Darusalam, Malaysia bahkan untuk  Arab Saudi mencapai 2,5 juta ekor per tahun.

 

Bila dibandingkan dengan komoditas ternak yang lain, ternak kambing termasuk yang paling rendah peningkatan populasinya, demikian disampaikan Dr. Ir. Simon Elieser, M.Si Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Loka Penelitian Kambing Potong, saat memberikan Kuliah Umum di hadapan mahasiswa dan dosen Program Studi Peternakan FP UNS, Kamis 5 Oktober 2017 di Kampus UNS.

Simon mencontohkan bahwa selama ini Loka Penelitian Kambing Potong Galang Sei Putih Sumatera Utara,  tengah mengembangkan kambing “Boerka” hasil persilangan antara pejantan kambing unggul  Boer (tipe pedaging)  dan indukan kambing Kacang (beranak banyak). Kambing hasil silangan ini lebih unggul dibanding kambing lokal, yaitu pertumbuhannya cepat dan bobot tubuhnya lebih besar. Daya adaptasi terhadap lingkungan tropik-basah pun sangat baik.

Kambing Boerka rata-rata memiliki bobot lahir 42% lebih berat dibanding kambing kacang. Bobot lahir anak jantan cenderung lebih tinggi dibanding anak betina. Sejak disapih (umur 3 bulan) hingga dewasa(> 18 bulan), bobot tubuh kambing Boerka jantan rata-rata lebih tinggi 36-45%,  untuk Boerka betina lebih tinggi 26-40% dibanding Kambing Kacang. Pada umur 12-18 bulan, kambing Boerka jantan mencapai bobot tubuh 26-36 kg atau memenuhi persyaratan ekspor. Dengan demikian, kambing Boerka berpotensi dikembangkan secara komersial untuk tujuan ekspor, demikian ditambahkan Dr. Simon.

Sementara itu di waktu yang sama di ruang Sidang FP UNS, Program Diploma 3 Agribisnis juga menyelenggarakan kegiatan kuliah umum dengan menghadirkan narasumber drh. Paulus Setiabudi, MM, PhD Direktur utama PT. Peternakan Ayam Nusantara (PAN).

R. Kunto Adi, SP, MP selaku Kepala Program Studi Diploma 3 Agribisnis menyampaikan bahwa tujuan dari kuliah umum ini adalah untuk menambah wawasan mahasiswa tentang dunia kerja di bidang agribisnis, peluang dan tantangan sukses karir/wirausaha dibidang agribisnis.