Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FP UNS Gembleng Mahasiswa Baru dengan Achievement Motivation Training (AMT) | FAPERTA Lepas Mahasiswa Peserta Internship Magang di Jepang | Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif | D3 Agribisnis Selenggarakan Makrab | FP UNS Seminarkan Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa |

SemNas PAGI : Peran Agroteknologi dalam Kemandirian Pangan dan Bionenergi

Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret bekerjasama dengan Persatuan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia (PAGI), Kamis- Jum,at 21 – 22 Juli 2016 menyelenggarakan Seminar Nasional dan dilanjutkan Lokakarya Nasional di Hotel Dana Solo. Seminar Nasional dilaksanakan dengan mengangkat topik “Peran Agroteknologi/Agroekoteknologi Dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Bioenergi” menghadirkan pemakalah kunci Staf Khusus Menteri Pertanian Dr. Ir. Sam Herodian, MS. Sedang untuk pemakalah utama antara lain :

  1. Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, MS (Sekretaris Jenderal PAGI) “Peran Strategi Riset Agroteknologi dalam Mendukung Pembangunan Pangan dan Bionenergi”;
  2. Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, MS “Pengembangan Riset Agroteknologi Bidang Pangan”;
  3. Drs. R Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc (Deputi bidang Klimatologi BMKG) “Pengembangan Riset Perubahan Iklim pada Bidang Agroteknologi”;

Setelah pemaparan makalah utama dilanjutkan dengan pemaparan makalah penunjang yang dibagi dengan beberapa sub tema antara lain : Budidaya dan Pasca Panen; Pengelolaan OPT; Kualitas Tanah dan Lahan; dan Mitigasi Perubahan Iklim. Dari hasil pemaparan makalah utama dihasilkan beberapa kesimpulan :

  1. Fenomena perubahan iklim telah menjadi isu penting terutama karena berdampak kepada aspek kehidupan, khususnya bidang pertanian. Langkah utama untuk mengatasi hal itu adalah dengan metode adaptasi dan mitigasi.
  2. Pendekatan-pendekatan secara terpadu dilakukan oleh BMKG untuk mengaplikasikan langkah adaptasi mengingat cuaca tidak mungkin dapat diubah, dan langkah adaptasi tersebut berupa sosialisasi Sekolah Lapang Iklim.
  3. Mengingat perubahan iklim lebih banyak disebabkan oleh aktifitas manusia, maka perlu pendekatan partisipatif kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menekan emisi gas khususnya CO2.

Kesimpulan makalah penunjang :

  1. Upaya peningkatan produksi tanaman memerlukan dukungan semua pihak, khususnya insan perguruan tinggi yang harus mensosialisasikan seluruh hasil penelitian dalam bentuk pengabdian. Teknologi budidaya tanaman diarahkan pada upaya adaptasi maupun mitigasi, mengingat fenomena perubahan iklim yang tdak mungkin dielakkan.
  2. Peningkatan produksi tanaman dengan berbagai pemanfaatan limbah, pemanfaatan lahan marginal dan adanya berbagai inovasi – inovasi baru untuk peningkatan produksi tanaman.
  3. Prospek beras merah di Indonesia semakin meningkat, varietas atau benih yang dipilih dari balai benih Monsanto hasilnya lebih tinggi dan prospek pasar tinggi.
  4. Telah diperoleh beberapa pestisida nabati antara lain : limbah kubis sbg biofumigan, ekstrak daun binahong, brangkasan tembakau.
  5. Peningkatan atau perbaikan kualitas tanah dan lahan dapat dilakukan dgn penggunaan pupuk atau bahan organik yang seimbang
  6. Pengelolaan tanah yang optimum serta pemanfaatan agen hayati Indiegenous berperan besar dalam peningkatan kualitas pertumbuhan dan hasil tanaman.

 

Pada hari kedua, Jum’at 22 Juli 2016 dilanjutkan dengan Lokakarya Nasional Perhimpunan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia (PAGI) dengan mengangkat topik “Pengembangan Kurikulum Prodi Agroteknologi/Agroekoteknologi Menuju Kompetisi Global”. Lokakarya menghadirkan narasumber, Dr. Megawati Santoso (Pakar Kurikulum Pendidikan Tinggi) Tim Penyusun KPT dan KKNI Kemenristek Dikti ; Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, MS (Sekretaris Jenderal PAGI) ; dan Ir. Herlambang (Praktisi dari Multi Global Agrindo). Seminar dan Lokakarya dihadiri praktisi dan akademisi yang berasal dari perguruan tinggi pertanian se-Indonesia.

        Ketua penyelenggara Seminar Nasional dan Lokarya Nasional Dr. Ir. Endang Yuniastuti, MS mengemukakan bahwa dengan diselenggarakanya kegatan ini bertujuan memfasilitasi para akademisi dan praktisi bidang Agroteknologi/Agroekoteknologi untuk menyumbangkan ide dan pemikiran sesuai dengan sub tema yaitu : Budidaya dan Pasca Panen; Pengelolaan OPT; Kualitas Tanah dan Lahan; dan Mitigasi Perubahan Iklim.