Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | Rekruitmen Tenaga Pendamping Mahasiswa / Alumni | FAPERTA Raih Juara I Lomba Kinerja Antar Fakultas/PPs | FAPERTA dan Korem Warastratama Sinergi Siapkan Lahan Agrowisata dan Arboretum | VISITASI BORANG KINERJA | Sistem Pertanian Berkelanjutan Solusi Terciptanya Ketahanan Pangan |

Semnas : Membangun Good Governance Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi

Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai perguruan tinggi yang menetapkan visinya “Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi dan seni, yang unggul di tingkat Internasional dengan berlandaskan nilai-nilai budaya luhur nasional” merasa perlu untuk mengangkat tema good governance di desa untuk membangun masyarakat yang mandiri dan bermartabat.

            Sejalan dengan tema Dies Natalis Universitas Sebelas Maret ke-40 atau Lustrum ke-8 yaitu Internasionalisasi UNS Berbasis Budaya Lokal, maka sebagai puncak kegiatan peringatan Dies Natalis UNS  tahun 2016 Fakultas Pertanian UNS pada tanggal 27 April 2016  menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Membangun Good Governance Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi Pada Era MEA”.

            Seminar Nasional  ini dibagi tiga sesi yaitu :

  1. Makalah Kunci : Ria Sartika Azahari, S.E., M.A. (Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keungan Daerah Kementerian Keuangan RI) dengan tema “Pengembangan Sistem Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi”.
  2. Makalah Utama : dengan pembicara
    1. Dr. (Cand) Mulyadin Malik, M.Si.  ( Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa , Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI) “Membangun Good Governance Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi Pada Era MEA”.
    2. Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, MS (Dekan Fakultas Pertanian UNS) “Pembangunan Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi”
    3. Drh. Paulus Setiabudi, M.M., Ph.D. ( Perusahaan Agribisnis PT. Peternakan Ayam Nusantara) “Peran Dunia Usaha Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal”
    4. Drs. Agung Sudjatmoko, M.M. ( Pelaksana Harian Dewan Koperasi Indonesia DEKOPIN Pusat) “Membangun Koperasi Desa dan Membangun Desa Koperasi”

    3.  Makalah Penunjang : merupakan hasil penelitian primer atau review

 

Hadir sebagai peserta Seminar Nasional adalah para staf peneliti/dosen, birokrat yang terkait dengan pembangunan desa, Kepala Desa/tokoh masyarakat, pengusaha, LSM serta petani dan kelompok tani. Agung Wibowo, S.P, M.Si selaku ketua pelaksana mengemukakan maksud dan tujuan dilaksanakannya seminar yaitu untuk menghimpun dan merumuskan masukan dari pemangku kebijakan, pakar, praktisi untuk direkomendasikan sebagai arahan  dan strategi dalam membangun good governance menuju desa mandiri pangan dan energi, juga sebagai media untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan informasi, pengetahuan dan teknologi hasil penelitian, telaah pustaka dan praktek kegiatan pertanian berbasis kearifan lokal.

Seminar ini juga dihadiri para Dekan Fakultas Pertanian anggota FKPTPI (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian se-Indonesia)  sekaligus sebagai koordinasi persiapan Lokakarya Nasional FKPTPI Wilayah Timur yang rencananya akan dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Musamus Merauke.

Dekan Fakultas Pertanian UNS Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, M.S.  mengemukakan bahwa kegiatan Pra Loknas Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Indonesia (FKPTPI) Badan Kerjasama (BKS) wilayah Timur diselenggarakan di Fakultas Pertanian UNS sebagai Wahana Pertemuan para pimpinan FP yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan dan Kepala Prodi dari Jawa Tengah, Kalimantan, Sulawesi, NTB, Bali, NTT, Maluku dan Papua. Selain itu ada peminjam FKPTPI BKS Wilayah Barat mulai dari Aceh. Kegiatan ini akan membahas berbagai  issue terakhir di bidang pendidikan pertanian antara lain Lembaga Akreditasi Mandiri Pertanian “ Teaching Forum” dan Profesi Insinyur Indonesia. Lembaga Akreditasi Pertanian telah dinegosiasi 2 tahun lalu yang harapannya segera terwujud dalam rangka mengevaluasi program-program yang ada di lingkup pertanian. Untuk “Teaching Forum” sangat penting sebagai wahana untuk praktek mahasiswa pertanian. Selain itu Profesi Insinyur Pertanian diperlukan untuk Memperoleh Sertifikat untuk keperluan ketenagakerjaan hubungannya dengan industry.