Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FAPERTA Lepas Mahasiswa Asal Malaysia dan Vietnam Peserta Program AIMS | Kesempatan Berkarir di PT. AGRICON | Prodi Agribisnis Susun SAR AUN QA | SemNas : Pelaksanaan Kebijakan Peternakan | Mahasiswa Prodi PKP Raih Program Hibah Bina Desa (PHBD) |

SEMINAR NASIONAL KEMANDIRIAN PANGAN DAN ENERGI

           Pangan dan energi serta permasalahan yang terkait dengan kedua hal tersebut merupakan isu strategis dunia dan telah ditetapkan menjadi bidang sasaran yang diprioritaskan dalam pembangunan dan pengembangan IPTEK di Indonesia sampai dengan tahun 2025 selain bidang lainnya, seperti transportasi, informasi dan komunikasi, pertahanan dan keamanan serta kesehatan dan obat.

            Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang senantiasa harus dipenuhi dan ketersediaan pangan dalam suatu bangsa merupakan suatu keharusan agar bangsa tersebut dapat mandiri. Untuk memenuhi kebutuhan pangan saat ini, Indonesia dinilai masih belum berorientasikan pada produksi untuk mendukung ketersediaan pangan, sehingga banyak komoditas pangan yang masih diimport untuk mencukupi kebutuhannya.

            Tantangan utama yang dihadapi dalam sektor energi adalah meningkatkan keandalan pasokan energi, sarana dan prasarana, serta proses dan penyalurannya untuk keperluan domestik guna memenuhi kebutuhan berbagai jenis energi. Indonesia sebagai salah satu negara yang kaya akan sumber energi, sudah semestinya dapat mencapai suatu ketahanan dan kemandirian  energi, termasuk juga mengoptimalkan pengembangan dan pemanfaatan segala sumber daya energi yang ada dan berpotensi besar sebagai sumber energi baru dan terbarukan utamanya yang berbasis pertanian.

           Latar belakang permasalahan inilah yang menginspirasi untuk diangkat menjadi topik dalam Seminar Nasional di Fakultas Pertanian, hari Rabu, 17 April 2013 yang bertajuk “Akselerasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan menuju Kemandirian Pangan dan Energi”. Sebagai pembicara kunci dalam seminar ini adalah Menteri Pertanian RI yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yaitu Dr. Ir. Haryono, MSc. Dalam makalahnya yang berjudul “Kebijakan Pemerintah dalam Bidang  Pertanian untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Energi Berbasis Pertanian”, menteri menekankan beberapa hal yaitu : Peran strategis sektor pertanian;  Target pembangunan sektor pertanian; Tantangan dan strategi mewujudkan   kemandirian pangan dan energi berbasis pertanian; dan   Peran perguruan tinggi dalam pembangunan pangan dan energi berbasis pertanian.

          Nara sumber utama antara lain : Drh. Paulus Setyabudi, MM, PhD ( mantan komisaris Bank Agris dan SVP Charoen Pokphan Group), dengan makalah “Peran Serta Swasta dan Perbankan dam Mewujudkan Kemandirian Pangan”; Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, MS (Guru Besar Agroteknologi Fak. Pertanian UNS) dengan makalah “Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Energi Berbasis Pertanian”; dan Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, MS (Direktur Program Pasca Sarjana UNS) dengan judul makalah “Pengembangan Energi Berbasis Pertanian”.  Sebagai peserta dalam seminar ini adalah akademisi, birokrat, mahasiswa serta masyarakat umum.

            Dr. Sutrisno Hadi, SPt, MP selaku ketua panitia disela-sela acara menyampaikan bahwa tujuan dari seminar adalah : menghimpun dan merumuskan masukan dari pemangku kebijkan, pakar, praktisi,  untuk direkomendasikan sebagai arahan dan strategi dalam akselerasi pembangunan pertanian berkelanjutan menuju kemandirian pangan dan energi berbasis pertanian; mengkomunikasikan dan menyebarluaskan informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi , hasil penelitian, telaah pustaka, dan praktek kegiatan pertanian dalam akselerasi pembangunan pertanian berkelenjutan menuju kemandirian pangan dan energi berbasis pertanian.