Info Pertanian: Aplikasi Nanopestisida Pada Cabai Merah Hasilkan Produk Melimpah | Teknologi Tepat Guna Getuk Keju Frozen | Lowongan Kerja Junior Agronomist | Seminar Nasional Peningkatan Produktivitas Ternak Tropis Terpadu Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0 | Kuliah Umum ‘HOW TO BE AN INTERNATIONAL SCIENTIST` A Story of The Development of Advanced Microwave Remote Sensing Technology’ |

Psikolog Bekali Calon Wisudawan FAPERTA

Sebanyak enampuluh lima calon wisudawan dari Fakultas Pertanian UNS, Jum’at 26 April 2019 mengikuti pelepasan dan pembekalan bagi calon wisudawan yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian UNS dengan menggandeng Keluarga Alumni Fakultas Pertanian UNS (KAFP). Pelepasan dan pembekalan juga dihadiri Dekan Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, MS dan Ketua Keluarga Alumni Fakultas Pertanian UNS Ir. Mugiharjo.

Secara simbolis dekan memberikan vandel kepada salah satu peserta sebagai simbol yang bersangkutan telah dilepas oleh pimpinan fakultas, juga pada kesempatan ini Ir. Mugiharjo sebagai ketua KAFP menyerahkan sertifikat sebagai Keluarga Alumni Fakultas Pertanian  kepada calon wisudawan peraih nilai IPK tertinggi.

Selain  pelepasan kepada calon wisudawan, acara juga dikemas dengan pemberian pembekalan sebelum memasuki dunia kerja.  Sebagai narasumber dalam pembekalan kali ini adalah Ir. Handayani Arifah, M.Psi owner KBIT-TKIT Plus Al Furqon Karanganyar yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UNS angkatan tahun 1988.

Di depan calon wisudawan, Handayani Arifah lebih banyak memberikan motivasi dan tips kiat sukses didunia kerja. Handayani menekankan pentingnya bekal mental yang kuat bagi calon wisudawan dalam menapaki karir didunia kerja nantinya.

“Point penting bagi calon wisudawan bila nantinya terjun didunia kerja adalah kemauan untuk berubah, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk berinovasi”.

Handayani juga berpesan kepada mahasiswa yang mempunyai IPK tinggi agar jangan menjalani kehidupan dengan “masa lalu”, artinya jangan merasa mempunyai nilai yang tinggi sehingga pilih-pilih pekerjaan dan bersikap gengsi.  Juga dipesankan agar calon wisudawan dalam melamar suatu pekerjaan tidak bersikap ikut-ikutan temanya serta tidak hanya mengulang suatu pekerjaan yang sejenis.