Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | Implikasi Revolusi Industri 4.0 pada Sektor Tenaga Kerja | Rekrutmen PT Medion | Rekrutmen Bank BRI | PERHEPI Berperan Kembangkan Konsumsi Pangan dan Pertanian | Seminar : Soil Health Managament |

PERHEPI Berperan Kembangkan Konsumsi Pangan dan Pertanian

Rabu, 21 November 2018 Perhimpunan Ekonomi Pertanian (PERHEPI) Komisariat Daerah Surakarta menghelat seminar nasional dengan mengangkat topik “Ekonomi Konsumsi Pangan dan Pertanian” di aula gedung B Fakultas Pertanian UNS. Seminar nasional menghadirkan pembicara kunci Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec (Ketua Umum PP PERHEPI), serta pembicara yang lain diantaranya : Muhammad Arsyad, Ph.D (Wakil Ketua PERHEPI Komda Makassar); Prof. Dr. M Husen Sawit, M.Sc (Penasehat PP PERHEPI); Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, MS (Guru Besar Ekonomi Pertanian UNS) serta Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi (Ketua Dewan Penasehat PERHEPI).

Tampil mengawali sebagai pembicara kunci Prof. Hermanto Siregar yang juga merupakan guru besar IPB menyampaikan paparanya dengan mengangkat judul “Tren Konsumsi Pangan dan Pertanian di Era Industri 4.0 : Peran PERHEPI Untuk Pengembangannya”. Prof. Hermanto menyampaikan ‘Tingkat konsumsi komoditas pangan akhir-akhir ini meningkat, kecuali beras yang cenderung terus turun, sedangkan tingkat konsumsi komoditas perikanan, peternakan dan pangan olahan (tempe dan tahu) secara umum terus meningkat, dan tingkat konsumsi komoditas hortikultura cenderung sangat fluktuatif”.

Lebih lanjut Prof. Hermanto menekankan pentingnya peran PERHEPI dalam pengembangan konsumsi pangan dan pertanian.  “Pertumbuhan populasi penduduk, kenaikan pendapatan perkapita, dan kenaikan indeks produksi industri menyebabkan tingkat konsumsi pangan dan pertanian terus meningkat  sehingga menjadi tantangan untuk memenuhinya”.

“Tantangan tersebut harus kita jawab dengan mendorong pengembangan jumlah, kualitas, dan keragaman produk pangan dan komoditas pertanian”.

“Industri 4.0 dengan segala teknologinya harus dapat kita manfaatkan untuk menghasilkan produk/komoditas tersebut secara efisien dan sejalan dengan perkembangan selera/preferensi konsumen serta kebutuhan akan sustainability”.

“PERHEPI dapat mengambil peran antara lain dalam hal : Riset terkait preferensi konsumen dan antisipasi perubahannya ke depan;  Advokasi kebijakan pemerintah untuk pengembangan jumlah, kualitas, dan keragaman produk pangan, BBN, serta penciptaan sistem logistik pangan 4.0; Pemetaan kebutuhan bidang keahlian (pengetahuan dan keterampilan) terkait hal-hal tersebut di atas ; serta Penyiapan SDM yang dibutuhkan (pengajaran) dan pendampingan usahanya”.

Seminar dilanjutkan dengan paparan pembicara utama Prof. Dr. M Husen Sawit, M.Sc dengan mengangkat hasil penelitiannya dengan judul ‘Seberapa Kokoh Keterkaitan Antar Industri Penggilingan Padi : Analisa Tabel Input – Output”. Disampaikan Prof. Husen Sawit  bahwa ‘Industri Penggilingan Padi perlu diperkuat dan didorong menjadi industri penggilingan padi yang modern, kalau itu dilakukan maka akan menarik sektor padi menjadi lebih kuat dan berpengaruh positif terhadap petani”.

Pembicara selanjutnya Muhammad Arsyad, Ph.D dalam paparanya menyoroti tentang perberasan dengan mengangkat judul ‘Dilema Pangan (beras) di Indonesia : Paradoks Tambah Produksi atau Kurangi Konsumsi”. Sedangkan Guru Besar Ekonomi Pertanian UNS Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, MS dalam paparanya mengangkat permasalahan ‘Problematika Pemasaran Produk Pangan dan Pertanian”.

Seminar nasional dihadiri lebih dari 200 peserta terdiri dari unsur akademisi, praktisi serta mahasiswa, dan merupakan rangkain acara yang diprakarsai PERHEPI Komisariat Daerah Surakarta dibawah kepemimpinan Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP. Rangkaian kegiatan dimulai Selasa 20 November dengan pergelaran Pelatihan Permodelan Permintaan Pangan serta pengukuhan kepengurusan PERHEPI Komda Surakarta dan Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP (FP UNS) terpilih kembali untuk memimpin PERHEPI Komda Surakarta periode berikutnya.