Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FP UNS Gembleng Mahasiswa Baru dengan Achievement Motivation Training (AMT) | FAPERTA Lepas Mahasiswa Peserta Internship Magang di Jepang | Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif | D3 Agribisnis Selenggarakan Makrab | FP UNS Seminarkan Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa |

Penyuluhan Program IPTEKS bagi MASYARAKAT (IbM) Kelompok Tani Biofarmaka

           Tim Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS), Jum’at 30 Nopember 2012 melaksanakan pendampingan dalam program Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) kepada Kelompok Tani Biofarmaka di dusun Sinduharjo, desa Jatiharjo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.

            Menurut data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan dan Kehutanan (PTPHPK) Kabupaten Karanganyar (2010), budidaya tanaman jahe di Kecamatan Jatipuro seluas 20.000 Ha dengan produktifitas  4,8 ton/Ha, tanaman kencur seluas 50.000 Ha dengan produktifitas 17 ton/Ha dan tanaman kunir seluas 40.000 Ha dengan produktifitas 26,8 ton/Ha. Dengan adanya budidaya yang serempak maka dibentuklah  kelompok tani biofarmaka empon-empon, salah satunya adalah kelompok tani “Sedyo Tekad” yang berada di  desa Jatiharjo. Selain kelompok tani, juga berkembang organisasi sosial (orsos) yang bergerak melakukan  pengolahan pasca panen komoditas biofarmaka empon-empon tersebut menjadi simplisia, yaitu orsos “Sido Maju”.

         Setelah melihat potensi yang begitu besar serta keinginan untuk ikut  mendorong  kelompok tani tersebut lebih maju dan berhasil dalam usahanya, tim melakukan pendampingan dalam bentuk  penyuluhan dan pelatihan  antara lain:

  1. Introduksi teknologi pasca panen empon-empon menjadi rajangan simplisia dilakukan dengan menggunakan alat perajang/slicer. Kegiatan ini disampaikan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan dengan peserta adalah Kelompok Tani “Sedyo Tekad”.
  2. Introduksi teknologi penyerbuk/penepung simplisia dilakukan dengan memanfaatkan alat penyerbuk/penepung/grinder. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan pelatihan proses pembuatan serbuk simplisia dan penyuluhan tentang manajemen pemasaran, dengan peserta adalah orsos “Sido Maju”.