Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | Rekruitmen Tenaga Pendamping Mahasiswa / Alumni | FAPERTA Raih Juara I Lomba Kinerja Antar Fakultas/PPs | FAPERTA dan Korem Warastratama Sinergi Siapkan Lahan Agrowisata dan Arboretum | VISITASI BORANG KINERJA | Sistem Pertanian Berkelanjutan Solusi Terciptanya Ketahanan Pangan |

Kuliah Umum BMKG : Perubahan Iklim antara Kendala dan Tantangan

Dr. Andi E Sakya Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, Jum’at 22 Mei 2015 hadir di Fakultas Pertanian UNS untuk menyampaikan Kuliah Umum dihadapan akademisi dan mahasiswa Fakultas Pertanian UNS dengan mengangkat tema “Perubahan Iklim : Kendala atau Tantangan Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Indonesia”. Dalam kuliah umum yang dihadiri lebih dari duaratus lima puluh peserta Dr. Andi E Sakya menyampaikan bahwa dampak global perubahan iklim dapat meningkatkan kerentanan ketahanan pangan  karena pengaruhnya pada sistem rantai pangan (Food Chain System);

  1. Pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim mengakibatkan: pergeseran pola iklim dan variablitas parameter (suhu dan curah hujan);
  2. Menciptakan “gangguan” yang berpengaruh pada sistem keswadayaan, keswa-sembadaan serta keberlanjutan kegiatan produktif petani;
  3. Petani kecil dengan keterbatasan pemahaman dan akses teknologi semakin terkendala dalam memenuhi kebutuhan kegiatan produktif pertanian;
  4. Pemahaman terhadap keaksaraan iklim akan membantu pembuatan keputusan yang tepat secara lokal dalam menyikapi secara arif “gangguan” yang disebabkan oleh Perubahan Iklim;
  5. Peningkatan keaksaraan iklim dapat akan mendorong terwujudnya Ketahanan Pangan.

Namun demikian lebih lanjut Dr. Andi E Sakya mengemukakan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan terkait dengan adanya perubahan iklim yaitu upaya adaptasi Perubahan Iklim dengan melalui kegiatan Climate Literacy:

–        Sekolah Lapang Iklim;

–        Asuransi Indeks Cuaca/Iklim ( memberikan ganti rugi apabila kondisi iklim atau cuaca tidak terpenuhi)

–        Mediasi Keaksaraan Iklim – 5 Pilar ( pemerintah , swasta, perguruan tinggi, lembaga riset, dan jejaring sosial )