Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | SemNas : Mau Dibawa Kemana Penyuluhan Pertanian Indonesia | Rachmad Adi Riyanto, alumni Bidikmisi UNS lulus “ Distinction ” di Inggris | REKRUITMENT UPSUS HORTI 2017 | FAPERTA Gandeng Alumni, Bekali Mahasiswa Agar Sukses Di Dunia Kerja | FAPERTA Motivasi Alumni Menjadi Entrepreneur Muda |

Kuliah Umum “Kebijakan Penatagunaan Tanah”

Dalam upaya menambah wawasan dan pembekalan kepada mahasiswa baru program studi Ilmu Tanah, Rabu 25 September 2013 diselenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan nara sumber Deputi Badan Pertanahan RI Prof. Dr. Ir. Budi Mulyanto, M.Sc. Kuliah umum yang diselenggarakan dengan mengangkat tema “Kebijakan Penatagunaan Tanah untuk Pembangunan Pertanian” dihadiri segenap civitas akademika Fakultas Pertanian UNS. Dalam kesempatan tersebut Deputi BPN RI menyampaikan point-point penting antara lain :

  1. Perlu pengembangan ilmu-ilmu tanah melalui penguatan kembali pemahaman jatidiri tanah, dimensi dan nilai serta peran tanah sebagai sumberdaya agraria untuk mendukung kehidupan, baik yang berkaitan dengan aspek pertanian maupun aspek kehidupan lainnya.
  2. Pengembangan ilmu-ilmu tanah perlu diarahkan pada pengembangan perspektif tanah yang bersifat multi-dimensi dan holistik sebagai matrik dasar sistem penyangga kehidupan, disamping penguatan penguasaan aspek teknis tanah.
  3. Pengembangan ilmu-ilmu tanah sangat diperlukan untuk penataan kembali hubungan antara taanah dengan kehidupan, terutama penataan penguasaan dan pengunaan tanah dalam upaya mewujudkan tanah untuk keadilan dan kesejahteraan.

Pada penghujung acara Prof. Dr. Ir. Budi Mulyanto, M.Sc mengharapkan dengan keberadaan pendidikan ilmu tanah dapat mengembangkan perspektif tanah yang multi-dimensi dan holistik sebagai penyangga nafas kehidupan yang dapat menjadikan para sarjana sebagai intelektual organik yang mempunyai kesadaran bahwa tanah merupakan modal dasar untuk pembangunan keadilan (justice) dan kesejahteraan (welfare), serta menjaga keberlanjutan (sustainability) dan harmoni sosial (social harmony) bangsa dan negara.