Info Pertanian: UNS Dorong Petani Temanggung Tingkatkan Mutu Kopi | Perpanjangan Jadwal Open Recruitment Trainer Training Softskill | Ciptakan “Rumah Pintar Berbasis Edukasi Pertanian” Mahasiswa UNS Juarai LKTI-A | Mahasiswa Fakultas Pertanian UNS Sabet Penghargaan Gold Medal di Ajang Japan Design, Idea, and Invention Expo 2019 di Tokyo | Pendaftaran Beasiswa PPA Tahun 2019 |

KKT THOEKOEL

KELOMPOK KERJA TEATER THOEKOEL (KKT THOEKOEL)

Sebelum tanggal 6 Maret 1991 telah muncul beberapa mahasiswa yang berminat dan berkeinginan dalam keteateran, beberapa diantaranya adalah D. Wiyatno, Adi “Thir” dll. Kemudian diadakan workshop keteateran pertama di Fakultas Pertanian UNS pada tanggal 6 Maret 1991, kemudian pada tanggal tersebut mereka abadikan sebagai tanggal berdirinya Kelompok Kerja Teater Thoekoel.

Pada awal perjalanannya Teater Thoekoel bergerak pada teater tradisional, pentas pertama dari Teater Thoekoel berjudul “Jaka Tarub” oleh Sahid seorang sutradara dari Sastra Daerah FSSR UNS. Pada perjalanannya terdapat beberapa sutradara ternama yang pernah “singgah” di Teater Thoekoel, yaitu Sosiawan Leak dengan garapan berjudul “Umbu”, kemudian Ista Bagus Putranto dengan garapan berjudul “Perempuan di Titik Nol”Kelompok Kerja Teater Thoekoel.

Melihat dari bakat dan minat para mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang sangat beragam, Teater Thoekhoel selain berkecimpung dalam dunia keteateran, juga bergerak dalam bidang seni musik, baik seni musik tradisional (keroncong) dan seni musik moderen (band) yang legal di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.