oleh : Bambang Sigit Amanto 1) , Windi Atmaka 1) dan D. Rachmawati 2) 1.)Staf Pengajar Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS 2.)Alumni Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pert

Jurusan : ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN

Kategori : Teknologi Hasil Pertanian

Volume : IV. No. 2 Agustus 2011

Kata kunci : kemasan plastik, tepung jagung instan, umur simpan

Dibaca: 1990 kali

Didownload: 2960 kali


Abstrack :

Jagung mempunyai potensi besar untuk ditingkatkan dan dikembangkan, baik sebagai bahan pangan, pakan maupun bahan baku industri. Salah satu bentuk produk dari jagung adalah tepung instan,yang merupakan salah satu bahan setengah jadi untuk bahan baku industri pangan dalam pengolahan lanjut. Tepung jagung instan menjadi alternatif pengolahan berdasarkan pertimbangan tujuan pemakaian, kemudahan dalam transportasi, dan efisiensi penyimpanan. Pembuatan tepung jagung instan dimaksudkan sebagai upaya menambah keanekaragaman pangan serta diversifikasi produk olahan jagung, usaha peningkatan nilai ekonomi dan pengawetan produk jagung serta kepraktisan penggunaan. Pada prinsipnya berbagai jenis tepung mempunyai sifat higroskopis sehingga selama penyimpanan mudah mengalami kerusakan akibat penyerapan uap air dari lingkungannya. Salah satu upaya untuk memperpanjang umur simpan tepung adalah dengan pengemasan. Bahan pengemas yang digunakan dalam penelitian ini adalah plastik polipropilen dan polietilen dengan berbagai macam ketebalan. Analisis dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif sehingga dapat menjelaskan prediksi umur simpan tepung jagung instan yang berasal berbagai variaetas jagung pada kemasan plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi umur simpan yang paling baik adalah pada penggunaan pengemas plastik polipropilen dengan ketebalan 0,05. Umur simpan yang diperoleh dengan pengemas polipropilen 0,05 untuk tepung jagung kuning instan sebesar 153 hari. Sedangkan untuk tepung jagung putih instan sebesar 107 hari.



Download file

kembali