Info Pertanian: Dukung Pertumbuhan Agrosociopreneur Bidang Pertanian, Petrokimia Gresik Sambangi FP UNS | KPPU Edukasi Mahasiswa FP UNS Tentang Hukum Persaingan Usaha | Kuliah Umum Pemberdayaan Petani melalui Jejaring Agribisnis | FP UNS Launching Program Studi Pengelolaan Hutan | Pekan Kuliah Tamu : FP UNS Hadirkan Pakar dari Tiga Negara |

FP UNS Selenggarakan Konferensi Internasional dan Ekshibisi Powder Technology (ICePTi) 2019

 

Laboratorium Kimia Pangan dan Biokimia, Program Studi Ilmu Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan The 2nd International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (ICePTI) 2019  yang diselenggarakan 20 – 21 Agustus 2019 di Best Western Premier Hotel Solo Baru. Konferensi internasional ini  merupakan kerjasama Laboratorium Kimia Pangan dan Biokimia, Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS dengan Pusat Riset Institusi Nanoteknologi & Graphene (PRINT-G) Universitas Padjadjaran, Kawasan Sains & Teknologi (KST) Universitas Padjadjaran-Sumedang, Material Science & Engineering (MSE) Study Center Universitas Padjadjaran, Grup Riset Food Quality and Health dan Asosiasi Masyarakat Teknologi Serbuk Indonesia (MTSI).

ICePTi 2019 diorganisasi oleh JP Global Transtech ini  mengagendakan kegiatan penting antara lain Grand launching Masyarakat Teknologi Serbuk Indonesia (MTSI), Seminar Internasional, Workshop Instrumentasi untuk Karakterisasi Powder, Workshop Penulisan Ilmiah untuk Publikasi Internasional dan one-on-one Business Matching dengan perusahaan-perusahaan dari Jepang yang bergerak di bidang manufaktur powder. Sebanyak 24 pembicara dari 5 negara yang merupakan peneliti dan perekayasa powder (Indonesia, Jepang, India, Thailand, Taiwan) hadir meramaikan seminar internasional.

Termasuk enam diantaranya yang tampil sebagai plenary speaker adalah Assoc. Prof. Dr. Mikio Sakai (The University of Tokyo, Japan), Prof. Ari Handono Ramelan, Ph.D (Universitas Sebelas Maret, Indonesia), Prof. Dr. Balasubramanian (Anna University, India), Prof. Dr. Eng. Heru Setyawan (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia), Prof. Dr. Tatsushi Matsuyama (Soka University, Japan), Prof. Dr. Djagal Wiseso Marseno (Universitas Gadjah Mada, Indonesia), Prof. Dr. Saravanan Rathinavelu (Annamalai University, India), Dr. Erman Taer (Universitas Riau) dan Prof. Dr. Takamasha Mori (Hosei University, Japan). Workshop Instrumen Analisis untuk Karakterisasi Powder  menampilkan instruktur dari Horiba Scientific Jepang & Indonesia. Sementara Workshop Penulisan Ilmiah untuk publikasi internasional  dipandu oleh Dr. Eng. Widiyastuti (Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Indonesia) dan Dr. Eng. Ferry Faizal (Universitas Padjadjaran, Indonesia).

Danar Praseptiangga, Ph.D (Universitas Sebelas Maret) selaku ketua penyelenggara mengemukakan bahwa The International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (ICePTi) merupakan konferensi dua tahunan yang diinisiasi oleh Pusat Riset Institusi Nanoteknologi & Graphene (PRINT-G), Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi Universitas Padjadjaran yang berkolaborasi dengan beberapa Pusat Riset di Berbagai Perguruan Tinggi dalam Negeri dan penyelenggaraannya bersama dengan Japan Powder Forum in Indonesia yang dikembangkan oleh Kanto Section dari Society Powder Technology Jepang.

“ICePTi bertujuan untuk mengeksplorasi ide, mengeksplorasi kemajuan riset dan teknologi, mengembangkan jejaring dan kolaborasi antara peneliti dan industri dalam teknologi powder dan aplikasinya”.

“Pada sesi paralel yang bersamaan dengan penyelenggaraan presentasi oral dan poster, akan diselenggarakan pula Japan Powder Technology Forum kelima dalam bentuk one-on-one Business Matching yang berkolaborasi dengan Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Padjadjaran-Sumedang”.

“Acara ini diharapkan dapat mempertemukan mitra potensial bagi perusahaan-perusahaan lokal dan perusahaan-perusahaan dari Jepang yang bergerak di bidang manufacturing powder process”.

“Pada forum ini, selain lima akademisi dari universitas-universitas ternama di Jepang dan 10 perusahaan jepang yang tergabung pada Kanto-area (Tokyo & Tsukuba) Networking group, Society of Powder Technology Japan)  memperkenalkan teknologi dan produk unggulan masing-masing, hadir pula Ketua Masyarakat Teknologi Serbuk Indonesia, Ketua Asosiasi Kawasan Sains dan Teknologi Indonesia, Ketua Dewan Pimpinan Kota Solo Asosiasi Pengusaha Indonesia, General Sekretaris Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Padjadjaran-Sumedang, Manager Executive Solo Technopark, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMI)” demikian disampaikan Danar Praseptiangga, Ph.D yang juga merupakan Kepala Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan FP UNS.