Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FAPERTA Diskusikan Restorasi Lahan Gambut | FAPERTA Hadirkan Pakar Pertanian Korea Selatan | Prof. Samanhudi : Alumni Jangan Melupakan Almamater | FAPERTA Selenggarakan Silaturahim Tahunan | FAPERTA Lepas Mahasiswa Asal Vietnam Peserta Program AIMS |

FGD Swasembada Pangan : Memajukan Kesejahteraan Dengan Koperasi

Bertempat di Paragon Hotel, Rabu 21 Oktober 2015 Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret bekerjasama dengan Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Pusat Jakarta menyelenggarakan Focus Group Discussion Swasembada Pangan dengan mengangkat tema “Membangun Bulog Mart Memajukan Kesejahteraan Melalui Koperasi”. Focus Group Discussion Swasembada Pangan menghadirkan narasumber Ir. Sutarto Alimoeso mantan Direktur Utama Bulog Periode 2009 – 2014 dan juga merupakan mantan Dirjen Tanaman Pangan periode 2006 – 2010. Peserta dalam  Focus Group Discussion ini adalah para akademisi dari beberapa perguruan tinggi baik PTN maupun PTS, serta pemangku kepentingan yang lain.

              Focus Group Discussion Swasembada Pangan  merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Pekan Promosi Produk Unggulan Koperasi Berbasis Pangan, sedangkan kegiatan yang lain adalah Talkshow di stasiun televisi lokal dengan narasumber Ir. Agung Sudjatmoko yang merupakan Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia. Turut melengkapi dari rangkaian acara ini adalah pameran Promosi Produk Unggulan Koperasi Berbasis Pangan yang dilaksanakan di Paragon Mall tanggal 21 – 25 Oktober 2015.

Dengan makalahnya yang berjudul Implementasi Bulogmart dan Jaringan Semut Perum BULOG Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Untuk Memajukan Ekonomi Rakyat, Ir. Sutarto Alimoeso mengemukakan bahwa kedaulatan pangan tercapai apabila pangan tersedia, terdistribusi, dan terjangkau oleh seluruh masyarakat secara mandiri dengan berbasis sumber pangan lokal. Perum Bulog dapat berperanan dalam setiap tahapan  proses pengelolaan pangan pokok untuk menumbuhkan ekonomi rakyat di pedesaan.   Dalam pengelolaan pangan pokok di hulu, on farm dan di hilir, Jaringan Semut Perum Bulog merupakan langkah nyata untuk lebih memberdayakan dan memperkuat  kemampuan masing-masing pelaku usaha, baik produsen maupun pelaku tata niaga pangan pokok. Lebih jauh Ir. Sutarto Alimoeso menambahkan Bulogmart dan Pasar Rakyat diharapkan mampu melayani kebutuhan pokok masyarakat melalui kerjasama dengan para pelaku bisnis di tingkat pedesaan ( UMKM, Koperasi, Warung Desa, Titik Distribusi  dan    Pedagang Lapak di pasar ).