Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | SemNas : Mau Dibawa Kemana Penyuluhan Pertanian Indonesia | Rachmad Adi Riyanto, alumni Bidikmisi UNS lulus “ Distinction ” di Inggris | REKRUITMENT UPSUS HORTI 2017 | FAPERTA Gandeng Alumni, Bekali Mahasiswa Agar Sukses Di Dunia Kerja | FAPERTA Motivasi Alumni Menjadi Entrepreneur Muda |

FAPERTA Motivasi Alumni Menjadi Entrepreneur Muda

Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret bekerjasama dengan Pusat Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian RI, Jum’at – Sabtu,  18-19 Agustus 2017 menyelenggarakan “Bimbingan Teknis Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) melalui CF-SKR”.

 

Bimbingan teknis diikuti oleh alumni yang tergabung dalam 7 kelompok, dimana proposal mereka telah lolos seleksi dan berhak mendapatkan pendanaan serta pembimbingan dari pemerintah.  Hadir sebagai narasumber adalah Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt, MP, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan, Pusat Pendidikan Pertanian. Kementerian Pertanian RI, serta Muhammad Samsul Bahri, SP, owner “Gethuk Semar” Karanganyar.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Bambang mengemukakan bahwa  program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) adalah program pemerintah untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat, ketrampilan dan jiwa kewirausahaan generasi muda dibidang pertanian khususnya mahasiswa dan alumni perguruan tinggi pertanian.

 

“Tujuan dari progam ini adalah untuk menumbuhkembangkan jiwa dan ketrampilan kewirausahaan dikalangan mahasiswa, siswa dan alumni; Mengembangkan peluang bisnis bagi alumni sehingga menjadi job-creator di bidang agribisnis; dan Meningkatkan kapasitas institusi perguruan tinggi pertanian dalam pendidikan kewirausahaan”.

Lebih jauh Bambang menjelaskan bahwa proses pendampingan kepada para peserta akan dilaksanakan selama tiga tahun, “Untuk tahun pertama peserta akan mendapatkan pembekalan dan penyusunan business plan. Tahun kedua peserta akan mendapatkan pendampingan berupa evaluasi kegiatan usaha, bimbingan teknis jaminan mutu produk, bimbingan perencanaan pengembangan usaha dan bimbingan jejaring modal usaha. Tahun ketiga adalah tahap pemandirian dimana peserta akan mendapatkan bimbingan pengembangan jejaring usaha, dan apresiasi”.

 

Narasumber yang lain Muhammad Samsul Bahri pemilik usaha “Gethuk Semar” yang juga alumni Fakultas Pertanian UNS angkatan 1989 memberikan penekanan yang berbeda kepada peserta. Dalam kesempatan tersebut Samsul lebih banyak  memberikan motivasi, tips dalam berbisnis dan bercerita succes story selama menggeluti dunia usaha.

 

“Untuk menjadi wirausahawan terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan antara lain faktor teknis dan non teknis. Faktor teknis antara lain harus punya produk yang hebat/ unggul artinya harus berbeda dari produk yang sudah ada di pasaran; Punya etos kerja yang tinggi/militan artinya tidak mudah menyerah dan berkinerja yang bagus; yang ketiga adalah faktor kali atau melipatgandakan penjualan.”

 

“Sedangkan faktor non teknis adalah obsesi dan motivasi untuk menjadi pengusaha yang besar serta faktor motivasi spiritual” demikian ditambahkan pengusaha yang outletnya sudah tersebar di banyak kota.