Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | Mengembalikan Fungsi Lahan Melalui Soil Security | Cyber Extension Solusi Menjawab Tantangan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan | Kuliah Umum : Masalah dan Tantangan Membangun Desa Secara Partisipatif | Kesempatan Berkarir di PT. Sinar Mas | Kesempatan Berkarir Di Gama Plantation |

FAPERTA Lepas Mahasiswa Asal Vietnam Peserta Program AIMS

 

Dekan Fakultas Pertanian UNS Prof. Dr. Bambang Pujiasmanto, MS, Rabu 21 Juni 2017 melepas tujuh mahasiswa asing peserta program AIMS. Ke-tujuh mahasiswa asing tersebut berasal dari Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry Vietnam. Pelepasan dilaksanakan di UNS INN dengan dihadiri Para Wakil Dekan, Para Kepala Program Studi dan para Ketua Unit Penunjuang. Ke- tujuh mahasiswa asing asal Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry Vietnam, selama satu semester dimulai Pebruari 2017   belajar di Program Agroteknologi Fakultas Pertanian UNS.

 

AIMS Exchange Schoolarship Program adalah salah satu program pemerintah (DIKTI) yang bekerja sama dengan pemerintah negara-negara ASEAN dan Jepang untuk mengadakan program pertukaran mahasiswa.  Semula program ini bernama MIT (Malaysia-Indonesia-Thailand) dimulai sejak tahun 2011. Dan seiring dengan bertambahnya  universitas yang ikut bergabung dalam program ini sehingga program ini berubah nama menjadi AIMS (ASEAN International Mobility for Students).

Dalam sambutannya salah satu mahasiswa asing asal Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry Vietnam mengungkapkan kekagumannya selama belajar dan tinggal di Kota Solo terutama aneka kuliner yang ada di kota solo  Dekan Fakultas Pertanian UNS menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ke-tujuh mahasiswa asal  Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry Vietnam, serta berpesan agar selalu menjaga hubungan yang baik antara Fakultas Pertanian UNS Thai Nguyen University of Agriculture and Forestry Vietnam yang selama ini telah terjalin. Dalam kesempatan tersebut dekan menyerahkan cinderamata kepada ke-tujuh mahasiswa asing tersebut.