Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | FP Terima Visitasi Asesor untuk Akreditasi Prodi Agroteknologi dan D3 THP | FP UNS Gembleng Mahasiswa Baru dengan Achievement Motivation Training (AMT) | FAPERTA Lepas Mahasiswa Peserta Internship Magang di Jepang | Usaha Pengembangan Kambing “Boerka” Sangat Prospektif | D3 Agribisnis Selenggarakan Makrab |

FAPERTA DISEMINASIKAN PROGRAM KKN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan guna meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dengan tujuan memberi pendidikan pelengkap bagi mahasiswa sekaligus membantu masyarakat melancarkan pembangunan di lokasi KKN dilaksanakan. Terdapat tiga unsur pilar penting yang terdapat dalam pelaksanaan KKN antara lain :

Sebagai kegiatan yang bermuatan pendidikan, KKN membawa mahasiswa peserta didik untuk berkenalan secara langsung dengan masyarakat dan permasalahannya serta membantu mencari solusi dengan pendekatan interdisipliner.

Sebagai kegiatan yang bermuatan penelitian mahasiswa diajak melakukan pemahaman dan analisis potensi masyarakat sehingga mampu memberikan sumbangan pemikiran kritis atas solusinya.

Sebagai kegiatan pengabdian masyarakat , KKN dapat menjadi wahana mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni bagi pemecahan masalah dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian KKN dapat dimaknai sebagai bentuk pengintegrasian intrakurikuler pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa secara interdisipliner.

Latar belakang seperti itulah yang mengemuka dalam kegiatan diseminasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan hari Rabu, 15 Mei 2013 di Fakultas Pertanian UNS. Diseminasi dihadiri sejumlah dosen calon pembimbing lapangan, mahasiswa serta beberapa nara sumber antara lain Ketua LPPM dan Ketua Unit Pengelola Kuliah Kerja Nyata UNS, Dr. Agr. Sc. Rahayu, SP, MP.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Agr. Sc. Rahayu, SP, MP menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya KKN di UNS terdapat dua desain model (tematik) yaitu :

  1. Desain  model KKN Tematik berbasis Lokasi : dilaksanakan terutama berdasarkan tema-tema dan lokasi yang ditetapkan oleh UP-KKN. Didasarkan pada potensi sumber daya dan masalah yang dihadapi masyarakat.
  2. Desain Model KKN Tematik berbasis Kemitraan : Berdasarkan tema-tema dan lokasi yang diusulkan pihak mitra, dosen pembimbing lapangan maupun mahasiswa. Didasarkan pada kompetensi mahasiswa dan kebutuhan  masyarakat bekerjasama dengan mitra dengan pendekatan multidisipliner dan interdisipliner.

Jangka waktu KKN dilapangan selama 6 minggu dengan perincian satu minggu untuk persiapan, sosialisasi dan koordinasi, empat minggu untuk pelaksanaan kegiatan dan satu minggu untuk monitoring, evaluasi dan penilaian. KKN dilaksanakan secara reguler sepanjang semester menyesuaikan dengan  program P2M dosen pembimbing lapangan dan kerjasama dosen pembimbing lapangan – mitra. Sedangkan syarat peserta KKN adalah telah menempuh minimal 110 SKS dan dimulai mahasiswa angkatan tahun 2011.