Info Pertanian: Dukung Pertumbuhan Agrosociopreneur Bidang Pertanian, Petrokimia Gresik Sambangi FP UNS | KPPU Edukasi Mahasiswa FP UNS Tentang Hukum Persaingan Usaha | Kuliah Umum Pemberdayaan Petani melalui Jejaring Agribisnis | FP UNS Launching Program Studi Pengelolaan Hutan | Pekan Kuliah Tamu : FP UNS Hadirkan Pakar dari Tiga Negara |

Ciptakan “Rumah Pintar Berbasis Edukasi Pertanian” Mahasiswa UNS Juarai LKTI-A

Tim dari Universitas Sebelas Maret yang diketuai Ginanjar Dwi Cahyanto mahasiswa Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP-FP) dan beranggotakan Khaolil Mudlaafar (FIB), serta Mohamad Darril Hermawan (FKIP), berhasil meraih juara 2 dengan mengumpulkan point 1556,4 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (LKTI-A)  yang diselenggarakan oleh Forum Pembinaan dan Pengkajian Islam (FPPI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Universitas Lampung  pada 5-7 Juli 2019 di Universitas Lampung, Bandar Lampung.

LKTI-A diselenggarakan dengan  mengangkat tema besar yang tidak jauh dengan nilai nilai Al Quran, yaitu “Bersama Al-Qura Raih Prestasi Wujudkan Mimpi dan Menjadi Muslim Rabbani di Era Revolusi Industri 4.0”. Tema ini hadir karena melihat kekhawatiran terhadap masa depan bangsa Indonesia yang semakin hari semakin memprihatinkan terlihat dari nilai nilai Al-Quran yang sudah luntur dari jiwa pemuda padahal Indonesia digadang-gadang akan mengalami bonus demografi yang puncaknya terjadi pada tahun 2030. Maka LKTI-A ini hadir dalam rangka mambantu mencari solusi bagi bangsa ini kedepan.

Rangkaian kompetisi ini dimulai dengan pengumpulan abstrak yang diikuti oleh 54 tim dari berbagai universitas dan daerah yang berbeda beda. Selanjutnya diambil 30 abstrak terbaik dan diberikan kesempatan untuk mengumpulan fullpaper untuk mendapatkan 15 finalis yang terdiri dari kampus ternama seperti UNILA, UI, UMM, UNS, UIN Sumut, USU, UII, UNNES, UNSRI, dan UGM. Kemudian para finalis mempresentasikan hasilnya dihadapan juri dan finalis yang lain dalam waktu 8 menit dan 7 menit untuk tanya jawab dengan dewan juri.

Tim dari Universitas Sebelas Maret pada tahap presentasi membawakan karya dengan judul “Agri Millenial Smart Home (ALARM): Rumah Pintar Berbasis Edukasi Pertanian melalui Implementasi Qur’an dalam Wujud Regenerasi Petani Millenial”

Gianjar mengemukakan “Karya tersebut berlatarbelakang pada semakin menurunnya jumlah penduduk 2% per tahun yang bermatapencaharian sebagai petani. Menurut BPS tahun 2017 mencapai 35,9 juta jiwa menjadi 35,7 juta jiwa pada tahun 2018”.

“Padahal adanya bonus demografi ketika dapat dioptimalkan dengan baik akan membuat sumber daya manusianya berkualitas sehingga Indonesia Emas 2045 dapat tercapai. Apalagi dengan datangnya revolusi Industri 4.0 menuntut sumber daya manusia yang paham terhadap teknologi”.

“ALARM hadir dengan konsep rumah pintar yang dirancang sebagai wadah edukasi dalam mencerdaskan generasi milenial agar memahami kegiatan seputar pertanian lebih mudah dan praktis”.

“Didesain pendidikan pertanian dengan mengimplementasikan nilai-nilai Quran dengan  tujuan menciptakan ruang gerak bagi generasi milenial agar memahami sektor pertanian seutuhnya”.

“Harapan dengan adanya penyelenggaraan event ini agar karya yang sudah dibuat oleh masing masing finalis dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari hari sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat tentunya dengan Al-Quran sebagai landasannya”.

“Karya merupakan sebuah kewajiban setiap pemuda khususnya mahasiswa UNS untuk membuatnya. Indonesia tidak akan maju ketika pemudanya hanya diam tanpa adanya rasa peduli dan berjuang. Sudah saatnya UNS mendukung penuh mahasiswa yang memiliki karya dan mimpi untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat” demikian ditambahkan Ginanjar.

Di kesempatan yang lain Eksa Rusdiana, SP, M.Sc selaku dosen pembimbing dalam LKTI-A ini mengungkapkan  rasa syukur dan gembiranya telah berhasil melakukan pembimbingan sehingga mahasiswa  dapat berhasil meraih juara dan  membanggakan nama almamater.