Info Pertanian: Jadwal Kegiatan Magang Mahasiswa | SemNas : Mau Dibawa Kemana Penyuluhan Pertanian Indonesia | Rachmad Adi Riyanto, alumni Bidikmisi UNS lulus “ Distinction ” di Inggris | REKRUITMENT UPSUS HORTI 2017 | FAPERTA Gandeng Alumni, Bekali Mahasiswa Agar Sukses Di Dunia Kerja | FAPERTA Motivasi Alumni Menjadi Entrepreneur Muda |

Berita

User Prodi Diploma Tiga Agribisnis : Alumni Diploma Tiga Mempunyai Skill dan Sikap Mental Yang Baik

Fakultas Pertanian UNS menerima tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kunjungan dilaksanakan dalam rangka melakukan visitasi reakreditasi Program Studi Diploma Tiga Agribisnis, Rabu – Kamis, 17 – 18 Mei 2017. Asesor dalam visitasi ini adalah Dr. Ir. Hanung Ismono, MP (Universitas Lampung) dan Dr. Ir. Heny KS Daryanto, M.Ec (Institut Pertanian Bogor).

UNS SERIUS KEMBANGKAN SENTRA PISANG DI JENAWI

Sabtu 6 Mei 2017, dalam rangka Dies Natalis UNS Ke 41, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan serangkaian kegiatan Pengembangan Sentra Pisang di Jenawi: “Pisang Bersemi di Jenawi Bersama UNS BISA”. Hal ini disampaikan Agung Wibowo, MSi selaku Ketua Tim Pengembangan Sentra Pisang di Jenawi.

Den Cokip, Paduan Cokelat dan Intip Karya Mahasiswa FP UNS

Bagi masyarakat Solo dan sekitarnya, intip sudah sangat dikenal sebagai salah satu jajanan khas Kota Bengawan. Intip adalah sebutan untuk kerak nasi dalam istilah Bahasa Jawa.

FAPERTA Kembangkan Jatikuwung sebagai Sentra Pepaya Cikita

Pengabdian masyarakat merupakan bagian integral tri dharma perguruan tinggi yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari dua dharma yang lain serta melibatkan segenap sivitas akademik: dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan serta alumni. Melalui pengabdian masyarakat, Fakultas Pertanian UNS hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.

FAPERTA Siapkan Pendamping Upsus Swasembada PAJALE

Dalam rangka mencapai ketahanan pangan nasional, negara harus mandiri dan berdaulat dalam menentukan kebijakan pangannya sesuai dengan sumber daya yang dimilikinya. Sebagai upaya mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan tersebut, Kementerian Pertanian menjabarkan melalui kebijakan pembangunan pertanian dalam program “swasembada padi, jagung dan kedelai”.